Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mahasiswa di Makassar Terlibat Keributan di Kantor Leasing Usai Motornya Ditarik Paksa

Peristiwa itu terjadi di depan kantor pembiayaan Jl Topaz, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Rabu (3/5/2026) malam.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
Kolase foto Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni dan tangkapan layar video viral keributan di kantor leasing Jl Topaz Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (3/6/2026) malam. Keributan dipicu mahasiswa tak terima motor yang dibelinya dari debitur ditarik. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Viral di sosial media, sejumlah mahasiswa terlibat keributan dengan petugas leasing di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Peristiwa itu terjadi di depan kantor pembiayaan Jl Topaz, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Rabu (3/5/2026) malam.

Dalam rekaman video yang beredar, keributan disebut dipicu adanya motor mahasiswa yang ditarik pembiayaan.

Mereka yang tak menerima penarikan motor itu, pun mendatangi kantor pembiayaan tersebut.

Kedatangan mereka memicu terjadinya adu mulut hingga aksi saling dorong.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni, membenarkan adanya peristiwa viral itu.

"Tadi malam, tepatnya di Topaz, terjadi keributan antara saudara kita dari Papua dengan pihak leasing," kaya Iptu Uji Mughni ditemui di kantornya, Jl Pengayoman, Makassar, Kamis (4/6/2026).

Uji menjelaskan, kejadian bermula saat mahasiswa membeli motor jenis Honda Beat di salah satu debitur asal Kabupaten Gowa.

Motor yang dibeli itu lanjut dia, rupanya masih tersangkut biaya cicilan berjalan atau belum lunas.

Setelah dibeli sang mahasiswa, motor itu pun tercatat menunggak cicil hingga empat tahun lamanya.

Pihak leasing pun mengerahkan anggotanya mencari keberadaan motor itu dan didapatilah saat berada di Jl Lanto Dg Pasewang, Makassar.

"Dalam hal ini penarikan pihak leasing karena kendaraan yang dikuasai saudara kita dari Papua dia beli dari debitur tanpa dilengkapi dengan dokumen resminya sehingga didapat oleh pihak leasing dan diambil," terangnya.

Tak terima motor itu diambil oleh dep collector, mahasiswa ini pun mendatangi kantor leasing bersama teman-temannya.

"Selanjutnya saudara kita dari Papua mendatangi dan tidak menerima sehingga terjadi perdebatan dan terjadi keributan," ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Uji, motor debitur menunggak dibeli oleh mahasiswa seharga belasan juta rupiah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved