Harga Minyak Meroket dan Rupiah Melemah, Pakar Nilai APBN Rawan Jebol
Pakar Energi Universitas Hasanuddin Prof Bachtiar Nappu menilai blokade selat Hormuz bukan sekadar tekanan biasa
Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
MINYAK DUNIA - Pakar Energi Universitas Hasanuddin Prof Bachtiar Nappu mengungkapkan pemerintah berada di situasi sulit. Apabila ingin memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri, maka pemerintah harus menjaga impor minyak dunia di tengah harga yang terus meroket. Di sisi lain, kebijakan itu akan membuat APBN Rawan jebol apalagi di tambah subsidi BBM
“Distribusi BBM terus berjalan dan akan kami jaga agar kembali stabil,” katanya.
Terkait harga yang beredar di masyarakat, Pertamina menegaskan bahwa harga resmi BBM berlaku di lembaga penyalur resmi seperti SPBU.
Sementara harga di luar jalur tersebut berada di luar pengawasan distribusi Pertamina.
Lilik menambahkan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengajak masyarakat untuk tidak melakukan panic buying.
Juga untuk tetap membeli BBM di lembaga penyalur resmi guna menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi di 24 kabupaten/kota Sulsel.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
Baca Juga
| Antisipasi Lonjakan Iduladha, Pertamina Sulawesi Tambah Pasokan Solar 20 Persen di Sulbar |
|
|---|
| Bongkar Sindikat BBM Subsidi, 8 Hari Polisi Kawal Tanker MT Bakti I dari Kalteng |
|
|---|
| Naik 117 Persen dari HET, Harga Gas LPG 3 Kg di Luwu Timur Tembus Rp 50 Ribu Per Tabung |
|
|---|
| Pria di Bone Cuan Rp30 Ribu per Jerigen Hasil Penyelewengan BBM Bersubsidi |
|
|---|
| Sosok Taufik Herdiansyah Bongkar Mafia BBM Subsidi di Sulsel, Baru 8 Hari Menjabat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260331-Prof-Bachtiar-Nappu-34.jpg)