Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bongkar Sindikat BBM Subsidi, 8 Hari Polisi Kawal Tanker MT Bakti I dari Kalteng

Awalnya terlihat seperti aktivitas pengangkutan biasa di kawasan Dermaga Pelindo, Jl Soekarno, Makassar.

Tayang:
Tribun-timur.com
BBM ILEGAL - Kolase kapal tanker pengangkut bahan bakar minyak (BBM) subsidi ilegal dan Dirkrimsus Polda Sulsel Kombes Taufik Herdiansyah. Baru 8 hari menjabat, Kombes Taufik Herdiansyah berhasil bongkar kasus BBM ilegal. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) membongkar praktik penyalahgunaan BBM subsidi.

Bukan hanya truk tangki diamankan, polisi juga menyita kapal tanker bagian dari rantai distribusi solar subsidi ilegal lintas provinsi.

Aksi para terduga jaringan mafia tersebut telah berulang kali.

Kasus ini terungkap setelah serangkaian penyelidikan selama berbulan-bulan.

Awalnya terlihat seperti aktivitas pengangkutan biasa di kawasan Dermaga Pelindo, Jl Soekarno, Makassar.

Namun di balik lalu lalang kendaraan tangki dan kapal pengangkut minyak, polisi menemukan sesuatu yang janggal.

“Polda Sulsel didukung oleh instansi terkait berkomitmen penuh menjalankan kebijakan pemerintah, termasuk perintah Presiden dalam pengendalian migas,” tegas Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, dalam konferensi pers di Dermaga Pelindo, Selasa (2/6/2026).

Hadir dalam kegiatan itu, diantaranya Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Selanjutnya Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Komandan Kodaeral VI Laksda TNI Andi Abdul Aziz, GM Pertamina Regional Sulawesi Deny Sukendar, serta Kepala BPH Migas Wahyudi Anas.

Kasus ini bermula dari pemantauan dilakukan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar di kawasan Dermaga Pelindo Makassar pada akhir Februari 2026.

Saat itu, petugas menemukan aktivitas pemindahan BBM dari sejumlah truk tangki ke dua kapal SPOB.

Jumlahnya tidak sedikit. Sekira 116 kiloliter BBM sedang dipindahkan.

“Pada akhir Februari Kodaeral membantu memonitor beberapa kegiatan ilegal dan menangkap tujuh truk tangki dan dua SPOB,” kata Komandan Kodaeral VI/Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz.

Temuan itu kemudian ditelusuri lebih jauh.

Petugas berkoordinasi dengan Pertamina, memeriksa legalitas kendaraan dan kapal yang diamankan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved