Harga Minyak Meroket dan Rupiah Melemah, Pakar Nilai APBN Rawan Jebol
Pakar Energi Universitas Hasanuddin Prof Bachtiar Nappu menilai blokade selat Hormuz bukan sekadar tekanan biasa
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
"Tekanan rupiah (terhadap USD) membuat biaya impor BBM itu semakin membengkak. Panic buying ini menyebabkan kelangkaan. Kalau pemerintah tetap menahan Harga maka beban subsidi akan menjebol APBN dalam hitungan minggu, bukan lagi hitungan bulan," katanya
Belum lagi jika menghitung beban APBN terhadap BBM bersubsidi.
Jika harga BBM subsidi disesuaikan, maka tekanan langsung akan dirasakan masyarakat.
Kenaikan biaya hidup dan potensi inflasi menghantui berbagai sektor.
Apabila pemerintah tetap bertahan dengan subisidi BBM, maka fiskal negara yang akan terguncang.
"Kita ingin masyarakat tenang (dengan subsidi) tapi jebol Fiskal kita. Kita naikkan sedikit, tapi ingat kenaikan BBM itu masyarakat sangat sensitif,
Ketika naik Harga BBM yakinlah harga pangan akan melonjak karena harga BBM itu drive harga pokok lainnya," ujar Prof Bachtiar Nappu.
Dalam situasi lain, fenomena panic buying diperkirakan menjadi risiko lanjutan yang harus diantisipasi.
Ketidakpastian pasokan berpotensi memicu kepanikan di tingkat konsumen, yang justru mempercepat terjadinya kelangkaan di lapangan.
"Kalau strateginya tidak optimal dan tepat sasaran maka ini bisa membuat semua serba runyam," tegasnya
Situasi saat ini, baginya sudah menjadi sinyal peringatan bagi pemerintah.
Pemerintah Indonesia memang mulai ancang-ancang upaya penghematan BBM
Aparatur Sipil Negara (ASN) kini siap-siap Work From Home (WFH).
Pemerintah pusat mempertimbangkan adanya WFH sekali dalam sepekan.
Meski belum diputuskan, kebijakan ini dinilai cukup untuk menekan angka konsumsi BBM.
| Antisipasi Lonjakan Iduladha, Pertamina Sulawesi Tambah Pasokan Solar 20 Persen di Sulbar |
|
|---|
| Bongkar Sindikat BBM Subsidi, 8 Hari Polisi Kawal Tanker MT Bakti I dari Kalteng |
|
|---|
| Naik 117 Persen dari HET, Harga Gas LPG 3 Kg di Luwu Timur Tembus Rp 50 Ribu Per Tabung |
|
|---|
| Pria di Bone Cuan Rp30 Ribu per Jerigen Hasil Penyelewengan BBM Bersubsidi |
|
|---|
| Sosok Taufik Herdiansyah Bongkar Mafia BBM Subsidi di Sulsel, Baru 8 Hari Menjabat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260331-Prof-Bachtiar-Nappu-34.jpg)