Polisi Dianiaya Senior
Sidang Etik Ungkap Kekejaman Bripda Pirman, Junior Dipukul saat Kepala di Bawah
Sebanyak 14 saksi, mayoritas rekan seangkatan korban dan terduga pelanggar, dihadirkan.
Motifnya?
Korban dianggap tidak loyal karena beberapa kali tidak menghadap saat dipanggil seniornya.
“Dipanggil dua kali tidak menghadap. Pagi hari setelah subuh dijemput, lalu terjadi penganiayaan,” jelas Kapolda.
Dugaan Tutup Jejak
Delapan anggota polisi telah diperiksa.
Dua di antaranya diduga terlibat secara tidak langsung.
Bripda MF disebut membersihkan darah korban agar kejadian tidak diketahui.
Sementara satu anggota lain melihat kejadian namun tidak melapor.
Keduanya diproses etik.
Kapolda menegaskan, ini bukan pengeroyokan.
“Ini penganiayaan yang dilakukan seorang diri,” tegasnya.
Duka di Asrama Ditsamapta
Peristiwa tragis itu terjadi di asrama Ditsamapta Polda Sulsel, tempat korban dan pelaku tinggal.
Bripda Pirman lulusan Bintara 2024.
Korban, Bripda DP, lulusan 2025.
Kematian Bripda DP mengguncang penghuni asrama.
Ia sempat dirawat di RSUD Daya sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah kemudian diautopsi di RS Bhayangkara Makassar.
Kapolda bahkan hadir langsung dalam pemakaman di Kabupaten Pinrang.
Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, hanya meminta satu hal:
“Kami hanya ingin keadilan.”
| Nasib 3 Rekan Bripda Pirman Terancam, Diduga Hilangkan Barang Bukti hingga Tak Melapor |
|
|---|
| 3 Polisi Teman Bripda Pirman Disanksi Demosi Buntut Pembunuhan Bripda Dirja |
|
|---|
| Besaran Gaji Bripda Pirman Hilang Setelah Dipecat Tidak Hormat Polda Sulsel |
|
|---|
| Kondisi Terakhir Bripda Pirman: Dikawal Provos, Beri Hormat Terakhir Usai Dipecat |
|
|---|
| Terungkap Cara Keji Bripda Firman Aniaya Bripda DP hingga Meninggal, Pakai Sikap Roket! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BRIPDA-PIRMAN-Bripda-Pirman-saat-menjalani-sidang-PTDH.jpg)