Headline Tribun Timur
Emak-emak Bom Toko Emas Somba Opu
Emak-emak nekat bom molotov dan rampok Toko Emas Logam Mulia Somba Opu, Makassar. Perhiasan senilai Rp2 miliar nyaris raib…
Dinamika kawasan ini juga tercermin dari pergerakan harga emas. Menjelang Idul Fitri 2024, harga emas di Jalan Somba Opu sempat melonjak hingga sekitar Rp1,2 juta per gram.
Lonjakan itu berdampak pada meningkatnya aktivitas jual beli dan lalu lintas pembeli di sejumlah toko emas.
Pada Desember 2025, perhatian terhadap aspek keamanan kembali menguat. Gubernur Sulsel sempat meninjau kawasan pertokoan emas Somba Opu.
Ini dilakukan untuk meyakinkan pemilik usaha agar tetap membuka toko di tengah kekhawatiran terhadap situasi keamanan.
Kasus kriminal juga sempat terjadi. Pada 4 Desember 2025, sebuah pencurian sepeda motor terparkir di Jalan Somba Opu terekam kamera CCTV.
Pelaku membawa kabur sepeda motor beserta paket milik seorang kurir, sebelum melarikan diri. Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polsek Ujung Pandang.
Sebagai kawasan strategis ekonomi, Jalan Somba Opu identik dengan bisnis emas dan perhiasan.
Beragam peristiwa, mulai dari kebakaran di kawasan padat, fluktuasi harga emas, hingga gangguan keamanan
menjadi indikator penting kondisi sosial-ekonomi sekaligus tingkat keselamatan publik di wilayah tersebut.
Bertindak Sendiri
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menyatakan, perampok toko emas berinisial SU (41) bertindak seorang diri.
“Terduga pelaku orang Gowa, namun beralamat di Kabupaten Bantaeng,” ujar Arya di kantornya.
Menurut Arya, aksi percobaan pencurian itu terjadi sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku datang ke Toko Emas Logam Mulia dengan modus sebagai pembeli.
“Jadi ceritanya, pelaku datang ke sana dengan niat ingin membeli emas,” kata Arya.
Pegawai toko tidak menaruh curiga. Sejumlah perhiasan emas diminta pelaku dan dikeluarkan dari etalase.
Perhiasan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam paperbag oleh pegawai toko.
“Setelah terkumpul dalam satu wadah, pelaku meminta emas itu difoto dengan alasan ingin dikirim ke suaminya,” jelas Arya.
Permintaan tersebut ditolak pemilik toko. Saat itu, pelaku mengeluarkan dua botol berisi bensin dan tisu yang dibawanya dalam tas, lalu menyulut api.
Ketika api mulai berkobar, pelaku langsung melarikan diri sambil membawa paperbag berisi emas.
“Untungnya di lokasi banyak orang, sehingga pelaku bisa langsung diamankan,” ujar Arya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku diketahui karena terlilit utang. “Pelaku mengaku melakukan percobaan pencurian ini karena terhimpit utang,” bebernya.
Sementara itu, pemilik toko emas yang telah melapor ke SPKT Polrestabes Makassar belum bersedia memberikan keterangan kepada awak media.
Pantauan di lokasi, Toko Emas Logam Mulia tampak sudah tertutup.
Sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap terlihat berjaga di sekitar area.(mba/zis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-13-feb-hl.jpg)