Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

Emak-emak Bom Toko Emas Somba Opu

Emak-emak nekat bom molotov dan rampok Toko Emas Logam Mulia Somba Opu, Makassar. Perhiasan senilai Rp2 miliar nyaris raib…

Tayang:
Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com
HL TRIBUN TIMUR - Tangkapan layar HL Tribun Timur cetak edisi Jumat, 13 Februari 2026 tentang Emak-emak Bom Toko Emas Somba Opu. Perempuan berinisial SU (41) nekat merampok Toko Emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu, Makassar, dengan melempar dua bom molotov. Aksi terjadi di tengah harga emas yang meroket, membuat nilai perhiasan yang digasak mencapai hampir Rp2 miliar. Pelaku akhirnya ditangkap warga, sementara beberapa orang mengalami luka bakar akibat insiden tersebut. 
Ringkasan Berita:
  • Perempuan SU (41) nekat merampok Toko Emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu, Makassar, Kamis (12/2/2026). 
  • Ia melempar dua bom molotov lalu menggasak emas hampir 1 kg senilai Rp2 miliar. Aksi terjadi di tengah harga emas yang meroket. 
  • Pelaku berhasil ditangkap warga setelah sempat melarikan diri. Tiga orang mengalami luka bakar akibat insiden tersebut.

MAKASSAR, TRIBUN - Harga emas meroket dan terlilit utang piutang, perempuan SU (41) nekat merampok Toko Emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu, Kota Makassar.

Selain menggasak perhiasan emas mencapai satu kilogram dengan berbagai ukuran dan jenis kadar, pelaku juga melempar toko menggunakan dua bom molotov.

“Barang buktinya kurang lebih Rp2 miliar,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana (49), Kamis (12/2/2026).

Jalan Somba Opu terletak di Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, merupakan pusat perdagangan emas terbesar dan terpadat di Indonesia Timur.

Logam Mulia satu dari sekira 100-an toko emas berjejer di sepanjang 700 meter di kawasan tersebut.

Kawasan ini terkenal sejak 1970 sebagai destinasi utama perhiasan emas berkualitas (kadar 20-23 karat) serta pusat oleh-oleh khas ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan.

Siang itu, Kamis (12/2/2026) sekira pukul 13.30 Wita, aktivitas warga di sana berjalan seperti biasa.

Namun ketenangan pecah ketika perempuan SU seorang diri melempar bom molotov ke dalam Toko Emas Logam Mulia.

Api menyambar cepat. Pengunjung dan pemilik toko panik, mereka berhamburan menyelamatkan diri.

Di tengah kekacauan, SU membawa kabur perhiasan emas. Aksi nekat itu dilakukan terang-terangan.

Waktu menunjukkan sekira pukul 13.30 Wita.

Usahanya tak mulus. Saat mencoba melarikan diri, SU berhasil ditangkap.

Pelaku mengenakan baju terusan terlihat histeris saat ditangkap.

Sementara warga sekitar berupaya memadamkan api agar tak meluas.

Perampokan ini terjadi di tengah harga emas yang sedang tinggi-tingginya. Nilai perhiasan melonjak drastis.

Pada hari yang sama, emas batangan Antam ukuran 1 gram berada di angka Rp2.947.000. Harga buyback tercatat Rp2.741.000 per gram.

Emas Galeri 24 di Pegadaian dijual Rp2.987.000 per gram. Untuk ukuran setengah gram, harganya Rp1.567.000.

Sementara emas UBS menembus Rp3.002.000 per gram. Ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.623.000.

Adapun emas Hartadinata Abadi berada di level Rp2.910.000 per gram, dengan harga buyback Rp2.745.000.

Tingginya harga emas tersebut menegaskan nilai besar perhiasan yang nyaris raib dalam peristiwa siang bolong itu.

Saksi Mata

Berdasarkan keterangan saksi mata, penjual emas kaki lima bernama Awal (36), pelaku datang seorang diri dari arah kiri toko emas.

Pelaku sempat berbincang singkat dengan salah satu pegawai. Ia bahkan sempat mengambil barang, sebelum situasi berubah drastis.

Tak lama berselang, api tetiba muncul. Pelaku langsung melemparkan botol berisi cairan yang sudah terbakar ke dalam toko.

“Dia langsung lempar begitu. Ada api menyala, dia langsung keluar,” ujar Awal di lokasi kejadian.

Tidak terdengar suara ledakan dalam peristiwa tersebut. Namun kobaran api sempat membesar dan menimbulkan bau menyengat di dalam toko.

Saksi menyebut botol digunakan pelaku merupakan botol kemasan. Meski demikian, ia tidak dapat memastikan secara rinci jenis botol tersebut.

“Itu ibu lari keluar, terus menyala api di dalam, saya ke dalam mi padamkan api,” kata Awal.

Pelaku disebut melemparkan dua botol ke arah dalam toko sebelum melarikan diri dari lokasi.

Para pegawai toko emas berupaya memadamkan api secara manual agar kobaran tidak semakin meluas.

Akibat insiden itu, Awal mengalami luka bakar di kaki sebelah kiri. "Ini betis sama lenganku kena luka bakar," ucapnya menunjukkan luka yang telah diolesi minyak.

Selain Awal, dua pegawai lain di bagian belakang toko juga mengalami luka bakar. Kondisinya tidak separah korban utama yang diketahui bernama Aldi.

Penjual emas kaki lima lainnya, Herialdi (28), mengatakan sebelum kabur, SU sempat membuka sendalnya.

“Dia lepas sendalnya baru lari ke sana (arah timur Jl Wahab Tarru),” kata Heriyadi.

Saat kejadian, Heri mengaku baru tiba dan hendak membuka lapaknya di depan Toko Logam Mulia.

Melihat orang-orang berlarian mengejar SU sambil berteriak pencuri, Heri pun turut mengejarnya.

Baca juga: Toko Emas di Somba Opu Dibakar, Pelaku Perempuan Kabur Bawa Emas

Kawasan Rawan

Kawasan Somba Opu dikenal sebagai pusat perdagangan emas di Makassar. Aktivitas ekonomi di wilayah ini nyaris tak pernah sepi, terutama pada jam-jam siang.

Dalam lima tahun terakhir, dinamika keamanan dan sosial di kawasan ini kerap menjadi sorotan.

Pada Januari 2026, kebakaran hebat melanda kawasan pertokoan emas Jalan Somba Opu dan permukiman di sekitarnya.

Api dilaporkan berasal dari sebuah rumah di gang sempit, sebelum cepat menyebar dan memicu kepanikan warga.

Sejumlah rumah hangus terbakar. Puluhan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menjinakkan api.

Titik kebakaran berada kurang dari 100 meter dari deretan toko emas.

Sejumlah pemilik usaha sempat menutup toko, hanya membuka sebagian ruko untuk mengantisipasi asap dan kobaran api.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materiil disebut cukup besar.

Dinamika kawasan ini juga tercermin dari pergerakan harga emas. Menjelang Idul Fitri 2024, harga emas di Jalan Somba Opu sempat melonjak hingga sekitar Rp1,2 juta per gram.

Lonjakan itu berdampak pada meningkatnya aktivitas jual beli dan lalu lintas pembeli di sejumlah toko emas.

Pada Desember 2025, perhatian terhadap aspek keamanan kembali menguat. Gubernur Sulsel sempat meninjau kawasan pertokoan emas Somba Opu.

Ini dilakukan untuk meyakinkan pemilik usaha agar tetap membuka toko di tengah kekhawatiran terhadap situasi keamanan.

Kasus kriminal juga sempat terjadi. Pada 4 Desember 2025, sebuah pencurian sepeda motor terparkir di Jalan Somba Opu terekam kamera CCTV.

Pelaku membawa kabur sepeda motor beserta paket milik seorang kurir, sebelum melarikan diri. Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polsek Ujung Pandang.

Sebagai kawasan strategis ekonomi, Jalan Somba Opu identik dengan bisnis emas dan perhiasan.

Beragam peristiwa, mulai dari kebakaran di kawasan padat, fluktuasi harga emas, hingga gangguan keamanan

menjadi indikator penting kondisi sosial-ekonomi sekaligus tingkat keselamatan publik di wilayah tersebut.

Bertindak Sendiri

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menyatakan, perampok toko emas berinisial SU (41) bertindak seorang diri.

“Terduga pelaku orang Gowa, namun beralamat di Kabupaten Bantaeng,” ujar Arya di kantornya.

Menurut Arya, aksi percobaan pencurian itu terjadi sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku datang ke Toko Emas Logam Mulia dengan modus sebagai pembeli.

“Jadi ceritanya, pelaku datang ke sana dengan niat ingin membeli emas,” kata Arya.

Pegawai toko tidak menaruh curiga. Sejumlah perhiasan emas diminta pelaku dan dikeluarkan dari etalase.

Perhiasan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam paperbag oleh pegawai toko.

“Setelah terkumpul dalam satu wadah, pelaku meminta emas itu difoto dengan alasan ingin dikirim ke suaminya,” jelas Arya.

Permintaan tersebut ditolak pemilik toko. Saat itu, pelaku mengeluarkan dua botol berisi bensin dan tisu yang dibawanya dalam tas, lalu menyulut api.

Ketika api mulai berkobar, pelaku langsung melarikan diri sambil membawa paperbag berisi emas.

“Untungnya di lokasi banyak orang, sehingga pelaku bisa langsung diamankan,” ujar Arya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku diketahui karena terlilit utang. “Pelaku mengaku melakukan percobaan pencurian ini karena terhimpit utang,” bebernya.

Sementara itu, pemilik toko emas yang telah melapor ke SPKT Polrestabes Makassar belum bersedia memberikan keterangan kepada awak media.

Pantauan di lokasi, Toko Emas Logam Mulia tampak sudah tertutup.

Sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap terlihat berjaga di sekitar area.(mba/zis)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved