Headline Tribun Timur
Emak-emak Bom Toko Emas Somba Opu
Emak-emak nekat bom molotov dan rampok Toko Emas Logam Mulia Somba Opu, Makassar. Perhiasan senilai Rp2 miliar nyaris raib…
Akibat insiden itu, Awal mengalami luka bakar di kaki sebelah kiri. "Ini betis sama lenganku kena luka bakar," ucapnya menunjukkan luka yang telah diolesi minyak.
Selain Awal, dua pegawai lain di bagian belakang toko juga mengalami luka bakar. Kondisinya tidak separah korban utama yang diketahui bernama Aldi.
Penjual emas kaki lima lainnya, Herialdi (28), mengatakan sebelum kabur, SU sempat membuka sendalnya.
“Dia lepas sendalnya baru lari ke sana (arah timur Jl Wahab Tarru),” kata Heriyadi.
Saat kejadian, Heri mengaku baru tiba dan hendak membuka lapaknya di depan Toko Logam Mulia.
Melihat orang-orang berlarian mengejar SU sambil berteriak pencuri, Heri pun turut mengejarnya.
Baca juga: Toko Emas di Somba Opu Dibakar, Pelaku Perempuan Kabur Bawa Emas
Kawasan Rawan
Kawasan Somba Opu dikenal sebagai pusat perdagangan emas di Makassar. Aktivitas ekonomi di wilayah ini nyaris tak pernah sepi, terutama pada jam-jam siang.
Dalam lima tahun terakhir, dinamika keamanan dan sosial di kawasan ini kerap menjadi sorotan.
Pada Januari 2026, kebakaran hebat melanda kawasan pertokoan emas Jalan Somba Opu dan permukiman di sekitarnya.
Api dilaporkan berasal dari sebuah rumah di gang sempit, sebelum cepat menyebar dan memicu kepanikan warga.
Sejumlah rumah hangus terbakar. Puluhan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menjinakkan api.
Titik kebakaran berada kurang dari 100 meter dari deretan toko emas.
Sejumlah pemilik usaha sempat menutup toko, hanya membuka sebagian ruko untuk mengantisipasi asap dan kobaran api.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materiil disebut cukup besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-13-feb-hl.jpg)