Toko Emas di Somba Opu Dibakar, Pelaku Perempuan Kabur Bawa Emas
Aksi dugaan perampokan disertai pembakaran menggegerkan kawasan Somba Opu, Makassar, Sulsel.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Dugaan perampokan disertai pembakaran terjadi di sebuah toko emas di Jalan Somba Opu, Makassar, Kamis (12/2/2026).
- Seorang perempuan diduga membawa kabur paperbag berisi emas sebelum diamankan warga.
- Kobaran api melukai penjual emas kaki lima, sementara pelaku kini diperiksa di Mapolrestabes Makassar.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dugaan perampokan terjadi di toko emas Jl Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/2/2026) siang.
Terduga pelaku seorang perempuan diamankan warga dalam peristiwa itu.
Sebelum terduga pelaku kabur dan berhasil ditangkap warga sekitar terjadi kobaran api dalam toko.
Kobaran api itu dikabarkan dari botol yang diduga molotov.
Dugaan perampokan dikuatkan oleh terduga pelaku yang kedapatan membawa kabur emas.
"Dia (pelaku) lepas sendalnya dulu baru lari ke belakang," kata Herialdi (28).
Heri adalah penjual emas kaki lima yang saban hari nongkrong di depan toko emas Logam Mulia.
Saat kejadian, dirinya mengaku baru tiba di lokasi hendak membuka lapak.
"Saya baru sampai orang teriak pencuri, jadi saya kejarmi juga ke belakang. Tapi sebelumnya sudah didapat mi juga" ujarnya
Saat tertangkap, pelaku kata Heri, pelaku telah membawa emas dalam jumlah cukup banyak.
"Banyak (emas diambil), saya tidak tahu beratnya berapa tapi banyak karena terbungkus plastik," kata Heri.
Emas itu lanjut Heri, dibawa kabur pelaku dengan menggunakan paperbag.
"Dia pakai kotak-kotak kayak keranjang, yang biasa tempat makeup (paperbag)," bebernya.
Seorang penjual emas kaki lima lainnya, Awal (36) mengalami luka bakar akibat peristiwa itu.
Beberapa bagian betis dan lengan kirinya melepuh akibat tersambar kobaran api.
| Perpisahan Siswa Jangan Bebani Orangtua, Wali Kota Makassar: Awasi Ketat Sekolah Nekat Pungut Iuran! |
|
|---|
| PDAM Makassar Andalkan Pasokan dari Maros dan Gowa |
|
|---|
| 15 Perusahaan Transportasi Siaga Layani Jamaah Haji Indonesia di Madinah |
|
|---|
| Wabup Gowa Tolak Anggaran Stunting dan Miskin Ekstrem Dipangkas Pemprov Sulsel |
|
|---|
| Prof Farida Patittingi: Perempuan Harus Berpendidikan dan Berintegritas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-12-FEB-PENCURI-EMAS-1.jpg)