Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Provinsi Luwu Raya

Mabes Polri Utus Jenderal Letting Kapolri Temui Demonstran Pemekaran Luwu Raya di Walenrang Utara

Direktur Bidang Politik Mabes Polri, Brigjen Pol Dwi Suryo Cahyono, menemui demonstran di Walenrang Utara, Kabupaten Luwu.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
LUWU RAYA - Direktur Bidang Politik Mabes Polri, Brigjen Pol Dwi Suryo Cahyono (baju putih) lulusan Akpol tahun 1991 diutus untuk menemui demonstran di Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Selasa (27/1/2026) malam. Dwi Suryo khusus melakukan mediasi antara Aliansi Wija to Luwu dengan kepala daerah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Aliansi Woja to Luwu yang menuntut Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, legowo membuka blokade. 

Blokade dibuka setelah lima hari demonstran menutup ruas jalan Trans Sulawesi dengan batang pohon yang sengaja di tebang ke badan jalan. 

Jenderal bintang satu diutus langsung dari Mabes Polri untuk bertemu dengan demonstran. 

Dia adalah Direktur Bidang Politik Mabes Polri, Brigjen Pol Dwi Suryo Cahyono

Ia merupakan lulusan Akpol tahun 1991, satu letting dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Dwi Suryo dibonceng menggunakan motor demi menemui demonstran di titik pemalangan sekitar pukul 18.30 Wita malam. 

Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Sulawesi Selatan tahun 2021 itu datang berpakaian 'preman'. 

Baca juga: Prof Anas Unhas: Luwu Raya Sumbang Hampir Setengah APBD Sulsel

LUWU RAYA – Ribuan warga Luwu Utara menggelar aksi unjuk rasa di Monumen Masamba Affair, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (23/1/2026). Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi (Cicu) merespons aspirasi pemekaran Provinsi Luwu Raya
LUWU RAYA – Ribuan warga Luwu Utara menggelar aksi unjuk rasa di Monumen Masamba Affair, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (23/1/2026). Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi (Cicu) merespons aspirasi pemekaran Provinsi Luwu Raya (Tribun-timur.com)

Ia dikawal sedikitnya lima orang sebelum menemui perwakilan aliansi yang lebih dulu menunggu. 

Teras rumah warga dijadikan tempat berunding Dwi Cahyo bersama Jenderal Lapangan Aliansi Wija to Luwu, Alif Nugraha. 

Di samping kiri kanan Dwi Cahyo terlihat Ketua PB IPMIL Raya Abdul Hafid dan Ketua PP IPMIL Luwu Yandi. 

Perbincangan itu juga disaksikan pentolan aliansi bersama dengan warga sekitar. 

Setelah sekitar 30 menit berunding, aliansi sepakat membuka blokade di sepanjang ruas jalan. 

Yandi menegaskan, keputusan membuka blokade jalan dibuat tanpa intervensi pihak manapun. 

"Dan saya sampaikan pada malam hari ini, tanpa ada yang memerintahkan kami, selaku aliansi mahasiswa dan masyarakat, malam ini akan memblokade yang selama ini lima hari kami tutup," jelasnya, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 19.10 Wita malam. 

Alumnus UMI Makassar ini menambahkan, perjuangan aliansi menunutut DOB Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah tidak berhenti di hari itu. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved