Provinsi Luwu Raya
Mabes Polri Utus Jenderal Letting Kapolri Temui Demonstran Pemekaran Luwu Raya di Walenrang Utara
Direktur Bidang Politik Mabes Polri, Brigjen Pol Dwi Suryo Cahyono, menemui demonstran di Walenrang Utara, Kabupaten Luwu.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Alfian
Mahasiswa UMI Makassar ini menerangkan, aliansi memnuntut tiga permintaan kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Tuntutan itu, kata Alif, harus segera direalisasikan demi pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah.
Tuntutan itu diantaranya:
- Mendesak pemekaran Kabupaten Luwu Tengah bagaimanapun caranya, entah itu melalui jalur diskresi.
- Menunutut Kabupaten Luwu untuk segera mengalokasilan anggaran ke Walenrang-Lamasi untuk persiapan CDOB Kabupaten Luwu Tengah.
- Memberikan akomodasi langsung untuk Aliansi Wija to Luwu ke Jakarta, untuk menyampaikan langsung aspirasi desakan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah di DPR RI dan Kemendagri.
Alif menambahkan, demonstran akan tetap bertahan di jalan, sampai ketiga tuntutan itu direalisasikan.
"Kami akan terus melakukan aksi, hingga ada atensi langsung dari pemerintah daerah maupun pusat terkait pembentukan Luwu Tengah," bebernya.
Kendati jalan diblokade, jalur untuk kendaraan bersifat emergency tetap diprioritaskan.
"Kami tetap memberikan ruang kendaraan-kendaraan emergency seperti ambulance atau mobil yang membawa orang sakit," ungkapnya.
Salah seorang demonstran, menerangkan, unjuk rasa ini lahir dari keresahan masyarakat.
Masyarakat Walenrang-Lamasi menilai, telah lama terjadi ketimpangan pembangunan yang terjadi di daerahnya.
Itu disebabkan, jauhnya jarak Kecamatan Walenrang, Walenrang Barat, Walenrang Utara, Lamasi, dan Lamasi Timur ke Kota Belopa sebagai ibukota kabupaten.
Jaraknya berkisar 77 kilometer jika ditempuh perjalanan darat.
Sekitar 1 jam 50 menit berkendara untuk bisa sampai ke Kabupaten Luwu.
"Kami masyarakat Walenrang-Lamasi, jadi jangan coba-coba menghentikan gerakan ini. InsyaAllah kita akan bersama menjadi Kabupaten Luwu Tengah menuju Provinsi Luwu Raya," terang salah satu orator.
Tak hanya itu, orator menilai, Luwu Raya sudah layak untuk mandiri dan berpisah di Provinsi Sulawesi Selatan.
Sebab Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo memiliki sumber daya alama (SDA) yang melimpah.(*)
| Setahun Disusun, Naskah Akademik Provinsi Luwu Raya Akhirnya Rampung |
|
|---|
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260127-Brigjen-Pol-Dwi-Suryo-Cahyono.jpg)