Opini Tribun Timur
Saya Rasa SYL Tak Seburuk Itu!
Seorang birokrat sejati yang memperlihatkan tanda-tanda kejeniusan yang tak terbantahkan sejak dia menjadi Lurah di salah satu kecamatan di Sulsel 40
Anshar Aminullah
Warga Kecamatan Bontonompo Selatan
KONON pada awal abad ke-5 SM, seorang pemimpin militer, merangkap Hakim sekaligus politisi ulung dari Athena. Dia memainkan peran yang sangat strategis dalam menaklukkan Persia.
Namanya Themistokles
Dia dikenal karena kecerdasan dan penguasaan strategi militernya yang tak banyak orang bisa menyamainya kala itu.
Pada tahun 480 SM bersama armadanya dia berhasil menghancurkan armada kuat Persia dalam pertempuran yang dikenal dengan nama Perang Salamis. Kemenangan itu menjadikan Themistocles pahlawan yang sangat dihormati.
Dia berperan besar dalam memperkuat pertahanan di kota Athena dan memperluas kekuatan angkatan lautnya.
Dalam pengaruhnya sebagai Jenderal yang dihormati dan disegani, Athena menjelma menjadi kekuatan maritim yang paling dominan di Yunani.
Meskipun jasanya besar, namun tak sedikit musuh politik yang iri dan tidak senang dengan karirnya yang terus menanjak dan kepercayaan besar yang terus raja berikan kepada Themistokles.
Orang-orang yang tak senang kepadanya mulai melancarkan fitnah bahwa Themistocles terlibat korupsi dan penyuapan oleh tentara lawan dari Persia.
Dengan bukti-bukti palsu dan saksi yang dimanipulasi dia juga dituduh merencanakan melawan raja.
Dan puncaknya sekitar tahun 471 SM, Themistocles dibuang dan diasingkan dari Athena.
Terlepas dari berbagai pendapat dan kontroversi terhadapnya, namun yang pasti, Tanah yang selama ini dia bangun demi keamanan dan kenyamanan rakyat, telah melupakan kebaikan Themistocles hanya dalam sekejap mata.
Sekelumit kisah dari Yunani di atas menjadi gambaran singkat, bagaimana perilaku sulit mengingat kembali kebaikan dan mudah melupakan keburukan acapkali melanda tak sedikit person, dan ini sangat terasa di negeri ini beberapa dekade terakhir.
Masih segar diingatan kita, bagaimana kasus video pornograpi yang menimpa salah satu artis kawakan kita.
| Tambang dan Bencana Bagi Masyarakat Adat di Tana Luwu |
|
|---|
| Pelantikan 'Sakral' Remaja Masjid dan Penyelewengan Dana Haji Sambut 2026 |
|
|---|
| Tinjauan Filosofis Kritis terhadap Legitimasi Kekuasaan Normatif dalam Politik Hukum Indonesia |
|
|---|
| Regenerasi Pesantren dan Tantangan Pendidikan di Sulawesi Selatan |
|
|---|
| Suara yang Mengikat Diri Menjadi Teks |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/anshar-8757576.jpg)