Polres Bone Tetapkan 2 Tersangka Pengeroyokan di Are'e
Korban mendapat 30 jahitan terbuka di bagian kepala, dan sejumlah memar di badannya karena dikeroyok oleh sekelompok orang.
Pelaku bersama-sama mengeroyok korban di pesta pernikahan saat menonton.
"Awalnya, saya berdiri menelpon di pinggir jalan. Kemudian pelaku datang langsung memukul saya menggunakan botol kaca," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (22/6/2025).
Akibatnya, korban mengalami luka terbuka pada bagian kepala dan sejumlah memar di bagian badan.
Ia mengaku kecewa, sebab para pelaku pengeroyokan masih bebas berkeliaran padahal dirinya menderita luka parah di bagian kepala.
"Ada tiga puluhan jahitan di kepala saya ini, sementara pelaku masih berkeliaran di kampung,"jelasnya.
Ia mengaku tidak mengetahui dengan pasti kenapa dirinya di kroyok.
"Mereka tiba tiba saja datang mengeroyok membabi buta, pelaku sekitar tiga orang,"jelasnya.
Selain itu, dirinya mengaku telah melaporkan kejadian tersebut di Polsek Dua Boccoe.
"Sudah saya laporkan, pelaku juga sempat diamankan namun dari informasi yang kami peroleh dilepas lagi. Dan banyak yang liat dikampung kalau pelaku bebas berkeliaran. Dan ada juga yang bilang berteman i sama pihak kepolisian,"tandasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Tribun-Timur.com masih berupaya untuk menghubungi pihak Polsek Dua Boccoe namun belum mendapatkan respon. (*)
| SAKSI KATA: Niat Melerai, Pemuda di Tonra Bone Ditebas Parang |
|
|---|
| Pembangunan Masjid SD Islam Athirah Bone Dimulai, Fatimah Kalla Letakkan Batu Pertama |
|
|---|
| Penghasilan 300 KK Hilang Setelah Pelabuhan Penyebrangan Bajoa Bone Ditutup 21 Hari |
|
|---|
| Diserang Samurai dan Badik di Bone, Karyawan Luka Parah hingga Jari Putus |
|
|---|
| Cegah Keributan, Mahasiswa di Tonra Bone Dianiaya Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-pengerorokan-bone-210.jpg)