Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mahasiswa Politeknik KP Bone Ditemukan Tewas Tergantung, Bukti Chat Pacarnya Jadi Petunjuk Awal

Salah seorang sumber berinisal A mengungkapkan, sebelum kejadian korban diduga sempat terlibat pertengkaran dengan kekasihnya.

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Alfian
Istimewa/Polres Bone
PENEMUAN MAYAT - Mahasiswa Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, AF ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tubuh tergantung, Jumat (1/5/2026). Mahasiswa Politeknik Kelautan ditemukan tewas di Bone, chat dengan pacar jadi petunjuk awal.  

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Seorang mahasiswa Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Bone di Jl. Sungai Musi KM 9, Kelurahan Waetuo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan berinisial AF (20) ditemukan meninggal dunia di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (1/5/2026). 

Korban yang merupakan taruna tingkat dua itu diduga meninggal akibat gantung diri.

Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah adanya laporan warga. 

Polisi yang menerima informasi tersebut langsung menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Seorang sumber yang meminta identitasnya untuk disembunyikan A mengungkapkan, sebelum kejadian korban diduga sempat terlibat pertengkaran dengan kekasihnya.

“Memang sempat bertengkar sama pacarnya. Pacarnya juga satu kampus dengan korban,” ungkapnya

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa tersebut.

“Pada hari ini Jumat, 1 Mei 2026, kami menerima informasi terkait penemuan jenazah yang diduga gantung diri. Anggota telah melakukan olah TKP dan jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum,” ujarnya.

Baca juga: IRT Muda Tewas di Perkebunan Enrekang, Keluarga Syok, Warga Duga Gantung Diri

Ia menjelaskan, dari hasil sementara, pihak kepolisian juga melakukan pemeriksaan terhadap barang pribadi korban, termasuk telepon genggam.

“Untuk pendalaman, kami juga memeriksa handphone pribadi korban. Dari situ ditemukan beberapa percakapan yang berkaitan dengan pacarnya. Namun hingga saat ini kami belum dapat menyimpulkan motif dari peristiwa ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihak keluarga korban juga telah berada di lokasi dan masih dilakukan koordinasi terkait kemungkinan dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara pasti.

“Jenazah sudah divisum dan keluarga korban sudah datang. Kami masih berkoordinasi apakah pihak keluarga menginginkan dilakukan autopsi atau tidak,” tambahnya.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti penyebab kematian korban.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved