Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nelayan Hilang di Bone

BREAKING NEWS: Nelayan di Bone Hilang di Laut, Perahu Ketinting Ditemukan Terbalik

Arif dilaporkan hilang setelah pergi melaut untuk mencari kepiting usai menunaikan salat subuh

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Wahdaniar
NELAYAN HILANG- Potret Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie (batik lengan pendek) saat ikut melakukan pencarian nelayan yang hilang, Jumat (1/5/2026). Nelayan di Bone hilang di laut, perahu ketinting ditemukan terbalik. 

Ringkasan Berita:
  • Arif nelayan asal Lingkungan Kalicoppeng, Kelurahan Pallette hilang di Bone
  • Ia dilaporkan hilang setelah pergi melaut untuk mencari kepiting usai menunaikan salat subuh
  • Perahu jenis ketinting milik korban ditemukan oleh nelayan dalam kondisi terbalik di perairan Pallette

 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Seorang nelayan dilaporkan hilang di perairan Pallette, Kelurahan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (30/4/2026).

Korban diketahui bernama Arif (46), warga Lingkungan Kalicoppeng, Kelurahan Pallette, yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan.

Ia dilaporkan hilang setelah pergi melaut untuk mencari kepiting usai menunaikan salat subuh.

Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie saat dikonfirmasi mengatakan korban berangkat melaut pada pagi hari.

Namun hingga sekitar pukul 11.00 Wita belum kembali ke darat, sementara nelayan lain sudah lebih dulu pulang.

“Karena korban belum kembali, pihak keluarga bersama nelayan setempat berinisiatif melakukan pencarian,” ujarnya, Jumat (1/5/2026). 

Sekitar pukul 12.30 Wita, perahu jenis ketinting milik korban ditemukan oleh nelayan dalam kondisi terbalik di perairan Pallette.

Saat ditemukan, mesin perahu dilaporkan terlepas dari badan perahu dan dudukan mesin dalam kondisi pecah.

Korban tidak ditemukan di sekitar lokasi penemuan perahu.

"Diduga, peristiwa tersebut terjadi akibat perahu melaju dengan kecepatan tinggi atau adanya benturan dari arah belakang," akuinya.

Sementara, Kasi Operasi Basarnas, Andi Sultan, mengungkapkan hingga Jumat pagi, pencarian masih terus berlangsung.

“Kami masih melakukan penyisiran di sejumlah titik, termasuk jalur yang biasa dilalui korban saat melaut,” katanya.

Ia menambahkan, tim juga memperluas area pencarian hingga ke lokasi yang diduga menjadi titik korban mencari kepiting.

“Kami berkoordinasi dengan masyarakat terkait rute yang biasa dilalui korban, termasuk spot-spot yang sering digunakan untuk mencari kepiting di laut,” tambahnya.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut guna menghindari kejadian serupa.

Hingga kini, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Bone, BPBD Bone, Detasemen C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, serta Satpol PP Kabupaten Bone masih terus melakukan pencarian terhadap korban.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved