Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Minggu Tegang Pilkada Serentak

Sejak memproklamirkan kemerdekaannya 78 tahun silam, inilah kali pertamanya Indonesia menghelat pesta demokrasi terakbar.

Editor: Sudirman
dok pribadi/armin mustamin toputiri
Armin Mustamin Toputiri Mantan Anggota DPRD Sulsel 

Oleh: Armin Mustamin Toputiri

Praktisi dan pengamat sosial politik

TRIBUN-TIMUR.COM - TERSISA sepekan lagi, sesuai Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024, maka Rabu 27 November pekan depan, akan dihelat pencoblosan pilkada yang dilaksanakan serentak secara nasional.  

Sejak memproklamirkan kemerdekaannya 78 tahun silam, inilah kali pertamanya Indonesia menghelat pesta demokrasi terakbar.

Tidak main-main, pencoblosan pilkada serentak 2024 kali ini, secara bersamaan massal dilaksanakan di 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota. 

Pertanda jika di hari Rabu depan, warga negara di seantero negeri, setidak-tidaknya 203 juta pemilih, di waktu bersamaan secara serentak berbondong-bondong menuju ke TPS.

Pemilih akan menentukan pilhannya di antara 1.553 pasang calon kepala daerah. 

Yaitu, ada 103 pasangan calon gubernur dan wakilnya, juga ada 1.166 pasangan calon bupati dan wakilnya, serta 284 pasangan walikota dan wakilnya. Khusus di Sulawesi Selatan, berlaga 70 pasangan calon kepala daerah.

Pilkada Damai

Awal diwacanakan dan mula diundangkannya pelaksanaan pilkada serentak pada waktu yang bersamaan di seluruh tanah air, banyak pihak menanggapinya cara skeptis.

Meragukan andai Pilkada dapat ditunai sebagaimana idialnya. 

Dalihnya, tak semata soal sejauhmana rumitnya penyelenggara dapat mensukseskan pilkada yang dilaksanakan serentak diwaktu bersamaan.

Jauh dari itu, soal tingkat kerawanan yang mau tak mau akan merepotkan aparat keamanan.

Namun hingga sepekan menjelang hari pencoblosan, pandangan skeptis itu senyatanya tidak terbukti.

Setidaknya melalui pantauan pemberitaan media, penyelenggara seluruh daerah di tanah air, sepertinya tak mendapatkan adanya hambatan berarti yang memungkinkan dapat menghambat terlaksananya pilkada di daerah masing-masing. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved