Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Bagaimana Media Sosial Memberikan Efek Short Attention Spans

Kedua keadaan diatas dan beberapa keadaan serupa lainnya, bisa jadi di sebabkan oleh konsumsi media sosial yang terlalu berlebihan.

Editor: Sudirman
Ist
Wawan Pengajar LKP SOBBI 

Sehingga untuk mendapatkan hormon dopamine semakin banyak dan banyak, mereka harus menonton video lebih banyak lagi juga.

Dampaknya pun besar bagi kemampuan otak dalam fokus dan menghadapi masalah dalam mengerjakan sesuatu.

Karena sudah terbiasa merasa senang saat menyaksikan video-video pendek, maka saat diberikan sebuah kegiatan yang mengharuskan mereka berpikir, bekerja, capek, maka mereka akan senantiasa untuk menolak.

Sayangnya, masyarakat kita terutama para anak muda masih belum sadar dengan keadaan ini.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa para generasi muda kita menghabiskan setidaknya 7 jam waktu mereka dengan ponsel hanya untuk hiburan semata.

Bahkan dari penelitian Microsoft, dikatakan bahwa waktu manusia untuk bisa fokus dalam mengerjakan sesuatu sampai hari ini sudah kalah dengan ikan mas.

Dulu, pada tahun 2000 an, rata-rata manusia memiliki Attention Span atau rentang perhatian, atau lama kemampuan seseorang bisa berkonsentrasi pada satu objek, itu masih di angka 12 detik.

Namun pada tahun 2013 kemampuan ini turun ke angka 8 detik.

Artinya, manusia hanya bisa fokus pada satu hal rata-rata dalam waktu 8 detik tersebut. Dan ini adalah 11 tahun yang lalu.

Bagaimana dengan sekarang?

Padahal ikan mas sendiri yang bisa dikatakan cukup pendek Attention Spans nya, yaitu 9 detik, masih lebih lama dibandingkan manusia.

Maka jangan heran, di zaman saat ini, kita bisa melihat rata-rata murid yang begitu susah untuk fokus dalam belajar.

Karena mereka sudah terbiasa melakukan kegiatan yang sifatnya rata-rata singkat. Ini jugalah yang mungkin jadi alasan kenapa banyak anak muda yang jarang mau berproses untuk bisa sukses, karena sifatnya yang butuh waktu lama.

Sedangkan mereka ingin melihat hasil dalam waktu yang singkat.

Begitupun dengan para pekerja yang semakin menurun kualitas kerjanya karena tidak lagi bisa fokus dan berkonsentrasi dalam waktu yang lama.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Waste-to-Energy

 

Waste-to-Energy

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved