Opini
IPAL Losari di Tengah Massifnya Pembangunan Infrastruktur
IPAL Losari yang dibangun sejak 2019 dan menelan biaya Rp1,2 triliun, diharapkan memberi banyak manfaat bagi warga Makassar.
Di mana pengelolaan harta begitu detail.
Diantaranya dikenal ada tiga macam kepemilikan, yakni kepemilikan individu, kepemilikan umum, dan kepemilikan negara.
Terkait pembangunan, ada banyak hal yang terkait kepemilikan umum bersinggungan dengan kepemilikan pribadi. Salah satunya terkait pembebasan lahan.
Hal ini diatur dengan cara yang sangat manusiawi, karena kepemilikan individu itu dijamin oleh Allah SWT.
Bahkan jika pemilik lahan tidak ingin memberikan lahannya (walau pembangunan itu untuk kepentingan umum), tidak boleh ada paksaan di dalamnya.
Namun, dalam sistem Islam ketakwaan setiap individu insyaallah akan tercipta.
Penguasa dan rakyat berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan demi kemaslahatan bersama.
Pembebasan lahan tidak akan diwarnai tangisan rakyat, karena rakyat sadar betul akan urgensi pembangunan yang dilaksanakan oleh penguasa.
Pembangunan berbasis akidah Islam, menegasikan pencitraan dan kerusakan/bencana.
Wallahua’lam bis Showab.(*)
| Mendobrak Sekat Pengawasan: Mengapa Partai Politik Adalah Jantung Pengawasan Partisipatif? |
|
|---|
| Mengeja Ulang Emansipasi |
|
|---|
| Save Our Planet: Ditengah Rapuhnya Gencatan Senjata |
|
|---|
| Kartini Hari Ini: Cahaya yang Diteruskan atau Nilai yang Ditinggalkan? |
|
|---|
| Pembentukan Provinsi Luwu Raya Berdasarkan Kepentingan Strategis Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Dr-Suryani-Syahrir-ST-MT-Dosen-dan-Pemerhati-Sosial-7.jpg)