Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ngopi Akademik

Perilaku Politik dan Dinamika Pemilu Kita

mulai 4 Januari 2024, tersaji Kolom Ngopi Akademik di Tribun Timur cetak tiap hari Kamis. Kolom ini kerja sama Tribun Timur dengan Prodi S3 Unhas

|
Editor: AS Kambie
dok.tribun
Rahmat Muhammad, Sosiolog Unhas/Ketua Prodi S3 Sosiologi Unhas dan Pengasuh Rubrik Ngopi Akademik di Tribun Timur cetak yang terbit setiap hari Kamis. 

Oleh: Rahmat Muhammad
Ketua Prodi S3 Sosiologi Unhas/Sosiolog Unhas

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemilihan umum (Pemilu) menjadi panggung utama di mana perilaku politik dalam partai politik tampil dalam sorotan. Kajian sosiologis mengenai perilaku politik membawa kita pada pemahaman mendalam tentang bagaimana pelaku politik, terutama dalam konteks pemilu saat ini, mengelola gerakan dan aktivitas mereka melalui partai politik.

Dalam arena politik pemilu Indonesia, dinamika perilaku politik tidak hanya dipengaruhi oleh tujuan objektif seperti memenangkan suara atau kursi, tetapi juga oleh dimensi subjektif, seperti keyakinan dan pandangan yang dimiliki oleh individu dan kelompok.

Pemahaman ini terkait erat dengan konsep solidaritas mekanik dan organisasi menurut Durkheim, di mana persatuan dalam masyarakat politik dapat bersumber dari kesamaan keyakinan dan pandangan yang terstruktur.

Ketegangan kreatif dalam komunitas politik, yang ditemui dalam perjalanan menuju pemilu, menciptakan proses sosial yang semakin kompleks. Di tengah perubahan dinamika sosial, pertentangan antara dimensi keyakinan individu dan pandangan kolektif menciptakan panorama politik yang penuh warna.

Mencoba menyelami kompleksitas tersebut dan memberikan wawasan tentang bagaimana interaksi antara dimensi subjektif dan objektif memengaruhi proses politik,  terutama dalam konteks pemilihan umum.

Sebagai masyarakat demokratis, memahami dinamika perilaku politik dalam partai politik di tengah pemilu adalah kunci untuk memahami transformasi politik Indonesia saat ini.

Dengan merinci pengaruh solidaritas mekanik dan organisasi (baca: Partai) dalam pemilihan umum, kita dapat lebih memahami pergeseran, konflik, dan koalisi yang membentuk peta politik Indonesia saat ini.

Dalam konteks pemilu saat ini, pertanyaannya menjadi relevan adalah sejauh mana calon pemimpin dan partai politik mencerminkan komitmen untuk mewujudkan arah dan tujuan pembangunan yang sesuai cita-cita negara?

Dinamika politik dalam pemilu akan menjadi cerminan sejauh mana visi dan misi para pemimpin dan partai politik sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan yang telah dirumuskan sebelumnya.

Pemilu bukan hanya sekadar pemilihan pemimpin, tetapi juga pengukuran sejauh mana negara bergerak menuju masyarakat yang diidamkan sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan yang telah diwariskan oleh founding fathers negara ini.(*)

DISCLAIMER
Seiring edisi terakhir Kolom Keindonesiaan pada Kamis, 28 Desember 2023, maka mulai edisi Kamis, 4 Januari 2024 ini, Kolom Keindonesiaan berganti nama menjadi “Ngopi Akademik”. Ngopi Akademik adalah singkatan dari Ngobrol Politik secara Akademik. 
Kolom ini kerja sama Tribun Timur dengan Program Studi atau Prodi S3 Sosiologi Unhas dan diisi oleh Rahmat Muhammad, Ketua Prodi S3 Sosiologi Unhas.
Manajemen Tribun Timur menghaturkan terima kasih kepada Bapak Anwar Arifin AndiPate yang telah mengisi Kolom Keindonesiaan di Tribun Timur cetak yang ini telah mengunjungi pembaca sebanyak 480 kali, selama satu dekade (10 tahun). Kolum ini terbit pertama kali 02 Januari 2014 dan berakhir hari ini, 28 Desember 2023.
Bagi pihak yang ingin menyimak lagi gagasan yang pernah ada, maka dapat dibaca pada tulisan-tulisan yang dihimpun dalam dua buku. Pertama, buku ke-50 penulis berjudul, “Pengindonesiaan Demokrasi - Tantangan Tanpa Akhir” (Penerbit Khalifah Rekatama Jakarta, ISBN, 2015, 202 halaman). Kedua, buku ke-56 penulis, berjudul, “Pergulatan Pemikiran Keindonesian”, (Penerbit Nufa Citra Mandiri Jakarta, ISBN,2018, 444 halaman).
Khusus substansi tentang keislaman, dapat juga dibaca dalam buku ke-60 penulis, berjudul, “Pergulatan Pemikiran Keislaman dan Keindone-siaan”. (Penerbit Nufa Citra Mandiri Jakarta, ISBN, 2021, 454 halaman). 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved