Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Takalar Mulai Bergerak, dari Simbol Menuju Substansi di Era Daeng Manye

Firdaus Daeng Manye tampil dengan gaya kepemimpinan yang bukan hanya berbicara, melainkan menata pondasi nyata

|
Editor: Ari Maryadi
DOK PRIBADI
Bansuhari Said, ASN Pemkab Takalar. 

OPINI: Oleh Bansuhari Said
ASN Pemkab Takalar


DI TENGAH derasnya janji politik yang kerap tak berujung, Takalar kini memperlihatkan tanda-tanda yang berbeda.

Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye tampil dengan gaya kepemimpinan yang bukan hanya berbicara, melainkan menata pondasi nyata.

Empat langkah terakhirnya memberi sinyal kuat bahwa Takalar sedang bergerak ke arah baru yang lebih disiplin, inklusif, dan strategis.

Rapat Mingguan ASN: Menghidupkan Birokrasi yang Produktif

Setiap minggu, ASN Takalar dikumpulkan untuk rapat evaluasi.

Sekilas terdengar administratif, namun inilah kunci menjaga ritme birokrasi. 

Pakar kebijakan publik, Dwiyanto (2006) dalam bukunya Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia menulis bahwa: “Kelemahan utama birokrasi kita adalah minimnya mekanisme kontrol dan evaluasi yang berkesinambungan.”

Langkah ini membuat birokrasi Takalar tidak lagi berjalan autopilot.

Ada arah, ada disiplin dan ada kontrol dari Sang Bupati.

Upaya menyelaraskan program dengan perangkat yang akan mengimplementasikannya.

Dua SDN Dibuka Kembali: Mengembalikan Hak Anak

Setelah empat tahun tertutup akibat sengketa lahan, dua sekolah dasar akhirnya kembali beroperasi.

Bagi orang tua dan anak-anak, ini lebih dari sekadar pembukaan gedung, ini adalah pemulihan harapan.

Seperti ditulis Tilaar (2009) dalam Kebijakan Pendidikan: 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved