Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lonjakan Kasus Suspek Campak Awal 2026, Dinkes Takalar Beberkan Data dan Asal Pasien Lintas Daerah

Kepala Dinas Kesehatan Takalar, dr Nilal Fauziah, memaparkan data kasus suspek campak Januari–Maret 2026

Tayang:
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Kiki Content Writer
Tribun-timur.com
KASUS CAMPAK TAKALAR - Kepala Dinas Kesehatan Takalar dr Nilal Fauziah saat ditemui di ruang kerjanya di lantai dua Kantor Dinas Kesehatan Takalar, Selasa (14/04/2026), memberikan keterangan terkait data kasus suspek campak awal tahun 2026. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar mengungkap data terbaru terkait kasus suspek campak yang terjadi sepanjang Januari hingga Maret 2026. Lonjakan ini menjadi perhatian karena melibatkan pasien dari dalam dan luar wilayah Takalar.

Kepala Dinas Kesehatan Takalar, dr Nilal Fauziah, ditemui di ruang kerjanya di lantai dua Kantor Dinas Kesehatan yang beralamat di Jalan H Padjonga Daeng Ngalle, Selasa (14/04/2026) sekitar pukul 09.45 WITA.

Saat memasuki kantor, suasana pelayanan tampak berjalan normal. Seorang pegawai bernama Emma yang berada di area depan langsung menyambut kedatangan tamu dengan ramah.

Tak lama berselang, Ayu yang merupakan staf Kepala Dinas turut menyambut dan mempersilakan masuk ke ruangan pimpinan. Ia terlebih dahulu membuka pintu dengan memasukkan kode pada kunci otomatis ruangan.

Saat ditemui, dr Nilal Fauziah mengaku tengah mengikuti rapat virtual.

“Saya sementara mengikuti zoom meeting,” ujarnya singkat.

Ia tampak didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, Hajil Muhammad, dalam pertemuan tersebut.

Ketika dimintai keterangan terkait kasus campak, dr Nilal Fauziah langsung mengarahkan stafnya untuk menyiapkan data.

“Tolong ambilkan data tracking jumlah kasus campak yang ditangani,” ucapnya kepada staf bernama Ainun.

Setelah data berhasil dihimpun, dr Nilal Fauziah mulai memaparkan angka kasus yang tercatat di fasilitas kesehatan.

“Jumlah kasus suspek campak Januari sampai Maret 2026 di RS Padjonga Daeng Ngalle totalnya 118 kasus,” jelasnya.

Ia merinci, dari total tersebut sebagian besar berasal dari Takalar.

“Untuk Takalar sebanyak 81 kasus, kemudian Gowa 16 kasus, dan Jeneponto 20 kasus,” ungkapnya.

Selain itu, data juga dihimpun dari rumah sakit swasta.

“Di RS Maryam Citra Medika untuk periode Januari sampai Maret, Takalar 30 kasus, Jeneponto 11 kasus, dan Gowa 27 kasus,” lanjutnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved