Tikungan Tajam dan Minim Penerangan, Dua Titik Rawan Laka di Soppeng
Polres Soppeng, Sulsel identifikasi dua titik rawan kecelakaan: depan SPBU Batu-Batu dan Desa Belo.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Polres Soppeng, Sulsel menetapkan dua titik rawan kecelakaan: depan SPBU Batu-Batu (jalan lurus) dan Desa Belo (tikungan tajam minim penerangan).
- Polisi aktif patroli, mengedukasi pengendara, dan mengimbau warga tetap waspada kejahatan, pastikan rumah aman, dan patuhi aturan lalu lintas, terutama selama Ramadan.
TRIBUN-TIMUR.COM - Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng menyebut ada dua titik rawan kecelakaan di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kedua titik itu berada di depan SPBU Pertamina Batu-Batu, Kecamatan Marioriawa, dan Desa Belo, Kecamatan Ganra.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Soppeng, IPDA Basri, menjelaskan, kondisi jalan di kedua lokasi berbeda.
Depan SPBU Batu-Batu: jalannya lurus.
Desa Belo: tikungan tajam dan minim penerangan.
“Betul, ada dua titik rawan laka di Kabupaten Soppeng, yakni di depan SPBU Batu-Batu dan Desa Belo,” ujar Basri saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com melalui WhatsApp, Kamis (26/2/2026) pagi.
Meski begitu, pihak kepolisian tetap rutin patroli.
Basri mengatakan patroli dilaksanakan mulai pukul 08.00 WITA, menyisir jalur strategis di Kabupaten Soppeng.
“Tentunya guna memastikan perjalanan para pengendara aman sembari memberi edukasi pentingnya keselamatan,” tegasnya.
Imbauan Bulan Ramadan
Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, mengimbau masyarakat ikut menjaga kondusifitas daerah selama Ramadan.
"Kami minta seluruh jajaran aparat kepolisian aktif menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Bagi warga kami minta kerja samanya juga," kata AKBP Aditya.
Larangan dan imbauan yang dikeluarkan:
-Dilarang menyalakan petasan/mercon yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah dan lebih besar mudaratnya.
-Waspada pencurian terhadap ranmor, pastikan terkunci ganda saat terparkir.
-Waspada kejahatan dengan modus penipuan, copet/jambret, pemalakan/pengancaman, hipnotis.
-Disarankan tidak memakai perhiasan/barang berharga berlebihan.
-Pastikan rumah aman saat ditinggal ibadah tarawih atau ibadah lain selama Ramadan, terkunci dengan baik, matikan api dan alat elektronik yang bisa memicu kebakaran.
-Hindari pelanggaran lalu lintas dan perbuatan melanggar hukum saat ngabuburit, seperti balap liar, pacaran yang melanggar asusila, dan kumpul-kumpul yang memicu perkelahian. Utamakan mendatangi tempat ibadah.
-Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda hendaknya meningkatkan peran serta masyarakat untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif pada bulan Ramadan. (*)
| Terungkap Alasan dan Syarat Usman Marham Ingin Maju Calon Ketua DPD I Golkar Sulsel |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Innalillah, Puang Cambang eks Anggota DPRD Sulsel Asal Soppeng Meninggal Dunia |
|
|---|
| PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah, Angin Segar bagi Pariwisata Sulsel |
|
|---|
| Kapolda Perintah Bangun Pos Brimob Pasca Bentork di Walenrang |
|
|---|
| 34 Delegasi APPMBGI Sulsel Hadiri National Summit 2026 di Jakarta, Kawal Program MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-26-feb-soppeng.jpg)