Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

DPRD Sorot Pemkab Soppeng Lamban Urus Air Bersih, 2 Bulan Tak Mengalir Resahkan Warga

Sejumlah warga Soppeng harus memaksakan diri memasang sumur bor guna menutupi kebutuhan harian

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
Anggota DPRD Soppeng fraksi PDI Perjuangan, Ardi Doma mengecam lambannya penanangan pemerintah soal pelayanan air bersih. "Tidak ada memang perhatiannya, berapa kali kami bersuara dan menyampaikan keluhan masyarakat tetap tidak digubris, saya juga sempat komunikasikan dengan Pak Wakil Bupati, tapi belum ada tindakan," ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Selasa (19/5/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah warga harus memaksakan diri memasang sumur bor guna menutupi kebutuhan harian
  • Hampir dua bulan warga Kelurahan Tettikenrarae Kecamatan Marioriwawo tak merasakan manfaat air bersumber dari sejumlah mata air

 

TRIBUNTIMUR.COM, SOPPENG - Anggota DPRD Soppeng fraksi PDI Perjuangan, Ardi Doma kembali mengecam lambannya penanangan pemerintah soal pelayanan air bersih.

Hal itu menyusul banyaknya keluhan warga terkait susahnya memperoleh air bersih dari PDAM.

Tak tanggung-tanggung, hampir dua bulan warga Kelurahan Tettikenrarae Kecamatan Marioriwawo tak merasakan manfaat air bersumber dari sejumlah mata air.

"Tidak ada memang perhatiannya, berapa kali kami bersuara dan menyampaikan keluhan masyarakat tetap tidak digubris, saya juga sempat komunikasikan dengan Pak Wakil Bupati, tapi belum ada tindakan," ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Selasa (19/5/2026)

Bahkan, sejumlah warga harus memaksakan diri memasang sumur bor guna menutupi kebutuhan harian.

"Banyak warga yang terpaksa pasang sumur bor, kita tahu nilai pemasangannya kan tinggi, otomatis membebani warga," tegasnya.

"Mau tidak mau pasang sumur bor, karena air PDAM tidak mengalir," sambungnya.

Tak sampai di situ, Ardi Doma juga sempat berjuang dalam pembahasan RAPBD 2026.

"Sewaktu pembahasan RAPBD 2026 kami minta anggaran pergantian pipa dari PVC ke HDPE tapi ini semua tidak dipedulikan," tegasnya.

Maka dari itu, Ardi Doma meminta pemerintah melakukan langkah konkret terkait pelayanan PDAM yang dinilai minim perhatian.

"Perhatikan itu masyarakat, jangan seenaknya saja tidak peduli. Ini kepentingan banyak orang, segera bertindak," pintanya

Sebelumnya, Warga Kelurahan Tettikenrarae Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng mengeluhkan layanan air PDAM.

Sukani, warga setempat menyayangkan tidak ada langkah dari pihak PDAM mengatasi masalah ini.

"Apa kalau begini pak hampir dua bulan tidak mengalir air PDAM, kasihan kami masyarakat di mana mau ambil air untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Senin (18/5/2026)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved