Soppeng Catat Integritas Tertinggi, Kalahkan Pemprov Sulsel
Pemkab Soppeng raih penghargaan SPI tertinggi di Sulsel dari KPK. Bupati Suwardi Haseng mengaku tidak tahu soal penilaian SPI.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Pemkab Soppeng meraih penghargaan SPI tertinggi di Sulsel dengan skor 80,48 pada Hakordia 2025 di Yogyakarta.
- Bupati Suwardi Haseng mengaku tidak tahu mekanisme penilaian SPI, namun menegaskan Pemkab hanya bekerja sesuai aturan. Wakil Bupati Selle K.S.
- Dalle menyerahkan penjelasan sepenuhnya kepada Bupati yang diundang langsung KPK.
TRIBUNTIMUR.COM, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penghargaan tersebut diberikan pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Yogyakarta.
Peringatan Hakordia 2025 berlangsung di Komplek Pelatihan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (9/12/2025).
Penghargaan diberikan kepada Pemkab Soppeng atas capaian Skor Indeks Integritas (SPI) tertinggi di Sulawesi Selatan.
SPI Kabupaten Soppeng mencapai nilai 80,48.
Soppeng melampaui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan.
SPI Pemprov Sulsel 66,55.
Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, menjadi satu-satunya kepala daerah di Sulsel diundang langsung KPK.
“Mengenai SPI saya tidak tahu itu. Tiba-tiba ada penilaian seperti itu. Mungkin bisa tanya langsung ke orangnya KPK,” ujar Suwardi Haseng saat dihubungi Tribun-Timur.com melalui telepon WhatsApp kala dirinya berada di bandara, Rabu (10/12/2025).
Menurutnya, Pemkab Soppeng hanya bekerja sebagaimana roda pemerintahan yang baik dan benar.
“Kami hanya bekerja sesuai ketentuan dan aturan yang kami pahami. Mungkin juga karena keterbukaan di Soppeng serta dukungan survei melalui masyarakat, tokoh, LSM, dan pihak terkait lainnya. Saya tidak tahu bagaimana mekanismenya sehingga bisa seperti itu,” tuturnya.
Wakil Bupati Soppeng, Selle K.S. Dalle, memilih tidak memberikan tanggapan terkait hal tersebut.
“Bagusnya konfirmasi ke Pak Bupati karena beliau yang diundang khusus ke Yogyakarta oleh KPK pada Puncak Hakordia 2025,” tandasnya. (*)
| 326 Kepala Sekolah Mengundurkan Diri di Sulsel, Ada Apa? |
|
|---|
| Kadisdik Sulsel Klaim Polemik Pengunduran Diri Kepala Sekolah Berawal dari Temuan BPK |
|
|---|
| DPRD Paksa Kadisdik Sulsel Hadiri RDP, Pembahasan Kepala Sekolah Mundur Ditunda Jika Mangkir |
|
|---|
| Kemenham Sulsel dan Pemkab Luwu Utara Perkuat Regulasi Daerah Berperspektif HAM |
|
|---|
| BI Sulsel Gandeng Konten Kreator Ambil Peran TIngkatkan Ekonomi Syariah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/202512-10-suwardi-haseng.jpg)