PPPK
Isu Gaji Guru PPPK Pinrang Macet Jadi Sorotan di Momen Hardiknas
Presiden BEM Institut Cokroaminoto Pinrang, Ilham Cakra, mengaku prihatin atas kondisi mandeknya gaji guru utamanya yang status PPPK.
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Isu gaji guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu mandek mencuat di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Salah satunya terjadi di Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.
"Kabarnya saya dengar di lapangan ada di Kecamatan Lembang," ungkap narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya.
Hal ini menjadi sorotan tajam bertepatan momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bagi aktivis.
Presiden BEM Institut Cokroaminoto Pinrang, Ilham Cakra, mengaku prihatin atas kondisi ini.
Cakra menilai tidak ada unsur keadilan bagi para guru.
"Kasihan jika hak guru tidak sesuai dengan pengabdian mereka," katanya kepada Tribun-Timur, Senin (4/5/2026) malam.
Baca juga: Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Parepare Nunggak 4 Bulan, HMI Demo Wali Kota
Aktivis ini, juga menyoroti regulasi penggajian yang perlu segera direvisi.
Menurutnya, ketidakpastian hukum merugikan kesejahteraan guru di pelosok.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pinrang, Andi Matjtja Moenta, angkat bicara.
Pihaknya mengaku sedang mengkaji progres penyaluran insentif tersebut.
"Kami usahakan bicarakan ini bersama tim di Dikbud," jelasnya usai perayaan upacara Hardiknas di Kantor Bupati Pinrang.
Matja juga menyebut ada beberapa bagian yang perlu dibenahi.
Baca juga: PPPK Paruh Waktu di Wajo Heran, Upah Rp250 Ribu Per Bulan, 6 Bulan Tak Digaji Tanpa Pemberitahuan
Verifikasi data menjadi fokus utama pembenahan untuk tahun 2026.
Pihak dinas berkolaborasi dengan inspektorat guna memeriksa administrasi.
Langkah ini diambil agar pertanggungjawaban dana BOS lebih tertib.
Matjtja berharap kendala administrasi tidak lagi membebani para guru.(*)
| Pemprov Sulsel Bantah Rumahkan 2.825 Guru PPPK, Kepala BKD: Masa Kerja Berakhir |
|
|---|
| 12.918 PPPK Pemkot Makassar Aman dari PHK |
|
|---|
| Pemkab Wajo Jamin 4.008 PPPK Aman di 2026, Nasib 2027 Masih Tanda Tanya |
|
|---|
| Isu Pemangkasan TKD Kembali Bikin Pemkab Se-Sulsel Cemas, PPPK Kian Terancam |
|
|---|
| Ibas Tegaskan Tak Ada Pemangkasan PPPK Pemkab Lutim, Anggaran Gaji Rp214 Miliar Per Tahun Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260504-Kepala-Dinas-Pendidikan-Pinrang-Andi-Matjtja-Moenta.jpg)