Keterbatasan Fasilitas, Sampah Masih Cemari Pantai Ujung Tape
Namun, keindahan pantai tersebut terganggu oleh banyaknya sampah yang tersebar di sepanjang area wisata.
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM - Masalah sampah masih menjadi kendala utama di objek wisata Pantai Ujung Tape (UT), yang terletak di Kelurahan Pallameang, Kecamatan Mattirosompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Pantai ini berjarak sekitar 16,8 kilometer dari pusat Kota Pinrang dan menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat setempat.
Namun, keindahan pantai tersebut terganggu oleh banyaknya sampah yang tersebar di sepanjang area wisata.
Berdasarkan pantauan di lokasi, berbagai jenis sampah terlihat berserakan, mulai dari kayu, plastik, hingga limbah rumah tangga.
Kondisi ini tidak hanya mengurangi estetika pantai, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan pesisir.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak Kelurahan Pallameang terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) guna memastikan pengangkutan sampah dilakukan secara rutin.
Selain itu, warga bersama pemerintah setempat juga aktif menggelar aksi bersih pantai setiap pekan.
“Jadwal membersihkan kami lakukan setiap hari Selasa dan juga Jumat,” ujar Lurah Pallameang, Fajrin Abma, pada Minggu (3/5/2026).
Meski kegiatan pembersihan dilakukan secara rutin, upaya tersebut belum maksimal karena keterbatasan fasilitas penunjang, khususnya wadah penampung sampah.
Saat ini, kontainer sampah yang tersedia mengalami kerusakan, terutama pada bagian pintu, sehingga tidak dapat digunakan secara optimal.
Kondisi tersebut menjadi hambatan dalam proses pengelolaan dan pembuangan sampah dari area wisata.
Akibatnya, sampah kerap menumpuk sebelum sempat diangkut.
Pemerintah kelurahan pun berharap adanya bantuan pengadaan kontainer baru untuk menunjang kebersihan pantai.
“Kami sangat membutuhkan tambahan kontainer untuk disimpan di area pantai,” ungkap Fajrin.
Usulan tersebut telah diajukan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Pihak kelurahan menilai setidaknya dibutuhkan dua kontainer agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif tanpa mengalami kekosongan saat proses pengangkutan berlangsung.
Dengan tersedianya fasilitas yang memadai, diharapkan kebersihan dan keasrian Pantai Ujung Tape dapat terjaga, sehingga tetap menjadi destinasi wisata yang nyaman dan menarik bagi pengunjung.(*)
| Pesona Pantai Ujung Tape Pinrang, Destinasi Eksotis Tumpuan Ekonomi Warga |
|
|---|
| Pemuda Muhammadiyah Pinrang Soroti Kondisi Las Park yang Kian Memprihatinkan |
|
|---|
| RT/RW Kelurahan Balang Baru Dapat Edukasi Pemilahan Sampah dari Penyuluh Persampahan DLH Makassar |
|
|---|
| Lasinrang Pinrang Memprihatinkan: Ikon Kota Terbengkalai, Fasilitas Rusak dan Kumuh |
|
|---|
| Malu Deh! Remaja 16 Tahun Curi iPhone Rp10 Juta Ditangkap di Mall Sejahtera Pinrang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Wisata-Pinrang-Suasana-sore-hari-pantai-Ujung-Tape.jpg)