Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemuda Muhammadiyah Pinrang Soroti Kondisi Las Park yang Kian Memprihatinkan

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Pinrang, Ardi, menyayangkan kondisi lapangan tersebut.

Tayang:
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Moh Faizal Lupphy S
Fasilitas Publik - Warga beraktivitas di Alun-alun Lapangan Lasinrang, Kabupaten Pinrang, Minggu (3/5/2026). Kondisi plafon Aula Alun-alun Lasinrang Park tampak jebol hingga dikhawatirkan warga. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG – Kondisi Lapangan Lasinrang (Las Park), Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat sorotan dari berbagai pihak karena tidak terawat.

Lapangan Lasinrang berada di Jln Doktor Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Jaya, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Jaraknya sekitar 2,4 Km dari kantor Bupati Pinrang jika ditempuh dengan sepeda motor.

Aset penting ini seolah terbengkalai tanpa perhatian pemerintah. Padahal lapangan 

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Pinrang, Ardi, menyayangkan kondisi lapangan tersebut.

Sebab, sampah kini bertebaran di pusat kota.

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan langkah renovasi ulang.

Ardi menyebutkan, lapangan ini merupakan ikon kebanggaan bagi masyarakat Pinrang.

Ardi menegaskan pentingnya kepedulian dari pihak dinas terkait.

"Kita harap pemerintah benahi itu karena ini ikon Pinrang," ujar Ardi kepada Tribun-Timur.com, Minggu (3/5/2026).

"Jangan sampai tidak masuk dalam rancangan anggaran kita," tambahnya.

Kini masyarakat menunggu aksi nyata perbaikan dari pemerintah daerah.

Sebelumnya diberitakan, Kondisi Lapangan Lasinrang (Las Park) Pinrang kini sangat tidak terawat. 

Pantauan Tribun-Timur.com di lokasi menunjukkan banyak tegel alun-alun sudah terlepas. Plafon bangunan juga tampak jebol hingga terlihat rangka kayunya. 

Rumput di area Laspark terlihat tinggi dan tidak terpangkas, sementara sampah plastik turut berserakan di sekeliling area ruang terbuka. 

Warna cat pada pagar lapangan dan aula alun-alun pun kini sudah mulai kusam.

Fasilitas toilet umum di belakang alun-alun juga tampak terkunci. Akses toilet tersebut dihalangi seng dan papan kayu bekas.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved