Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini Amir Muhiddin

CIDES ICMI, Ddapur Gagasan Perubahan

Yang kedua keinginan untuk menjadikan hasil-hasil riset sebagai basis dalam menyususan program pembangunan, baik di pusat maupun di daerah.

Tayang:
Ist
OPINI - Amir Muhiddin, Dewan Pakar CIDES ICMI Sulsel 

— Catatan Kecil dari Silakwil dan pelantikan pengurus CIDES ICMI Sulsel

Oleh: Amir Muhiddin
Dewan Pakar CIDES ICMI Sulsel

TRIBUN-TIMUR.COM - Banyak hal menarik untuk ditulis dan dikembangkan dalam pertemuan Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) dan pelantikan pengurus CIDES ICMI Sulawesi Selatan, 7 Juni 2026 lalu.

Yang pertama adalah keinginan yang sungguh-sungguh dari ICMI pusat untuk menjadikan organisasi cendikia ini sebagai dapur gagasan perubahan untuk mesyarakat dan pembangunan daerah.

Yang kedua keinginan untuk menjadikan hasil-hasil riset sebagai basis dalam menyususan program pembangunan, baik di pusat maupun di daerah.

Yang ketiga keinginan untuk menjadikan para pengurus untuk beradaptasi dengan perubahan, terutama menghadapi era disrupsi dan dunia baru yang bergerak ke arah serba presisi.

Kegiatan Silakwil yang diselenggarakan di Rumah Jabatan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum ICMI Pusat yang juga Kepala BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si.

Dalam kesempatan tersebut beliau mengemukakan bahwa seharusnya anggota CIDES ICMI jangan hanya menjadi komentator, tetapi harus turun langsung ke arena publik memberi kontribusi bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah.

Keharusan ini kata beliau, sesuai prinsip dasar Islam“Khairunnas anfa’uhum linnas” yang bermakna bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya.

Beliau juga menegaskan bahwa gelar akademik tinggi atau posisi sosial tidak ada artinya jika tidak menghadirkan solusi nyata bagi masalah masyarakat bawah.

Keinginan untuk menjadikan CIDES sebagai dapur gagasan perubahan tentu beralasan sebab organisasi ini memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, tempat berkumpulnya para cendikiawan muslim yang terpanggil untuk membangun bangsa.

Mereka juga berasal dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang profesi, mulai dari Akademisi, Bisnis atau Pelaku Usaha, Komunitas atau masyarakat, Government atau Pemerintah, dan tentu saja Media.

Dengan begitu CIDES ICMI, sebagaimana juga dikemukakan oleh Dr. Adi Suryadi Culla (Ketua CIDES ICMI Sul-Sel) merupakan bagian dari implementasi model kolaborasi Pentahelix.

Kelima unsur ini sebagaimana dikemukakan di atas diharapkan bekerjasama secara sinergis untuk mendorong riset dan inovasi dalam rangka membangun bangsa dalam bingkai ke Indonesiaan, ke Islaman dan Kecendekiawanan.

Keinginan untuk menjadikan para pengurus untuk beradaptasi dengan perubahan, terutama menghadapi era disrupsi dan dunia baru yang bergerak ke arah serba presisi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved