Literasi Ulama
AGH. Muh. Harisah AS dan An-Nahdlah
Seusai shalat isya dilanjutkan menayangan napak tilas perjalanan hidup AGH. Muh. Harisah AS yang mengundang keharuan dan kerinduan.
Tayang:
Editor:
Abdul Azis Alimuddin
Ist
oOPINI - Firdaus Muhammad, Pembina Pesantren An-Nahdlah, Dosen UIN Alauddin, dan Pengurus MUI Sulsel
Kemudian AGH. Muh. Harisah bersama dua adiknya, Anregurutta Dr. KH. Baharuddin HS, MA dan Prof. Dr. KH. Najamuddin HS, MA mengaji kitab kuning pada AGH. Muh. Yunus Maratan, sosok ulama yang diakui AGH. Muh. Harisah AS sebagai figur yang cukup mewarnainya.
Setelah hijrah ke Makassar, rihlah ilmiahnya berlanjut dengan berguru pada AGH. Muhammad Nur, AGH. Abdul Kadir Khalid, MA. AGH. Mustafa Nuri LAS.
Sembari berguru pada sejumlah ulama tersebut, AGH. Muh. Harisah AS mendedikasikan hidupnya dengan mendirikan Pondok Pesantren An-Nahdlah yang berarti kebangkitan.
Peringatan 40 tahun Pondok Pesantren An-Nahdlah digelar 20 Juni 2026 mendatang dirangkaikan penamatan para santri sebagai alumni yang kini berjumlah lebih 3000-an.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Firdaus-Muhammad-Guru-Besar-Komunikasi-Politik-Islam-UIN-Alauddin-Makassar.jpg)