Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Salam Tribun Timur

Hentikan Ricuh di Stadion

Narasi dalam video itu diperkuat oleh caption yang tajam dan emosional. Pertanyaan besar pun muncul: apakah klarifikasi dan permintaan maaf cukup?

Tayang:
Tribun-timur.com/Rachmat Ariadi
SUPORTER RUSUH - Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) dipenuhi asap akibat flare dinyalakan suporter pasca pertandingan PSM Makassar vs Persib Bandung, Penampakan, Minggu (17/5/2026). PSM Makassar harus menanti denda buntut tingkah laku buruk suporter. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Puluhan jam setelah kericuhan di Stadion Gelora BJ Habibie, muncul satu video.

Viral di media sosial.

Seorang pemuda tampil dan mengaku sebagai pelaku.

Ia meminta maaf.

Menyatakan penyesalan.

Berjanji tidak mengulangi.

Narasi dalam video itu diperkuat oleh caption yang tajam dan emosional.

Pertanyaan besar pun muncul: apakah klarifikasi dan permintaan maaf cukup?

Jawabannya: tentu tidak.

Video itu penting sebagai bentuk tanggung jawab personal.

Namun ia belum menyentuh akar persoalan.

Bisa jadi itu memang pengakuan jujur.

Tapi sekaligus membuka masalah yang lebih dalam.

Karena itu berarti pelanggaran bisa terjadi bukan karena niat jahat, melainkan karena hilangnya kesadaran di saat genting.

Namun ada satu hal yang tidak berubah: konsekuensi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved