Opini Bachtiar Adnan Kusuma
Manusia Buku
Manusia buku adalah pribadi atau tokoh yang memiliki kepedulian tinggi atas tumbuhnya ekosistem perbukuan di Indonesia.
Dari angka-angka ini menunjukkan trend industri perbukuan kita masih cukup dinamis, namun tantangannya minat baca dan minat menulis serta distribusi masih kurang menggembirakan.
Karena itu, dibutuhkan figur tokoh dan orang tua yang memiliki kepedulian dan perhatian besar terhadap tumbuhnya minat baca dan minat menulis.
Mengapa orang tua sulit memilihkan bacaan anaknya?
Pertama, orang tua kurang pengalaman tentang sebuah buku-buku baru.
Kedua, kurangnya pengalaman membaca bagi orang tua.
Ketiga, kurangnya kesungguhan dalam mengerjakan kedua faktor di atas.
Selain kita butuh figur tokoh nasional seperti Buya Hamka, K.H. Ali Yafie, Tan Malaka, Soekarno, Muhammad Hatta, dan tokoh-tokoh ulama dunia Islam seperti Ibnu Sina, Yosep Alkindi, Alfarabi, Ibnu Batutah dan Al-Khawariz serta tokoh-tokoh Lokal yang memiliki kebudayaan membaca dan menulis tinggi.
Misalnya saja, Bupati Maros A.S.Chaidir Syam, Pengusaha dan Ulama Masrur Makmur, Pimpinan Pondok Pesantren Ilmul Yaqin Tompobulu Maros K.H.Amirullah Amri, Tokoh Nasional H.M.Amir Uskara, Pengusaha Nasional Umrah dan Haji Faisal Ibrahim Surur, da’i kondang Ashar Tamanggong.
Kendatipun Buya Hamka telah wafat pada 14 Juli 1981, ia tetap dikenang dan tak pernah hilang di pusaran pembaca Indonesia.
Buya Hamka telah menulis 120 judul buku dan salah satu mahakaryanya bertajuk Tafsir Al-Azhar terdiri dari 9 jilid dengan 5.867 halaman.
Selain Buya Hamka menulis sejumlah buku sastra, fiqhi, tasauf dan sosial di antaranya; Tasauf Moderen, Di Bawah Lindungan Kabah dan Ayahku.
Apa yang menarik dari Buya Hamka.
Ia telah mendedikasikan waktunya hanya membaca dan menulis buku.
Atas konsistensinya, Buya Hamka diberi gelar Doktor Honoris Causa dan gelar Profesor.
Atas jasa-jasa kemampuan membaca dan menulisnya, Buya Hamka diberi gelar Pahlawan Nasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-02-23-Bachtiar-Adnan-Kusuma-8.jpg)