Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Kebijakan Presiden Prabowo Terbukti Benar

Pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 2026 tertinggi di antara negara-negara G-20 ungguli China

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com
KETUA UMUM - Kamrussamad Ketua Umum HIPKA (Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam). 

Ringkasan Berita:
  • Capaian pertumbuhan ekonomi nasional 5,61 persen mencatatkan rekor tertinggi dibanding periode-periode sebelumnya
  • Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 juga tercatat sebagai yang tertinggi di antara negara-negara G-20
  • Posisi kedua ditempati China yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,00 persen

 

Oleh: Kamrussamad
Ketua Umum HIPKA (Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam)


BADAN Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan (yoy). Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat mencapai Rp 6.187,2 triliun. 

Capaian tersebut mencatatkan rekor tertinggi dibanding periode-periode sebelumnya. Pertama, angka ini merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 14 triwulan terakhir. Kedua, jika ditinjau khusus pada periode triwulan pertama, capaian ini menjadi tertinggi dalam 13 tahun terakhir. 

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 juga tercatat sebagai yang tertinggi di antara negara-negara G-20. Posisi kedua ditempati China yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,00 persen.

Sementara itu, ekonomi Amerika Serikat tumbuh 2,70 persen, dan Perancis tumbuh 1,10 persen. Kendati demikian, peringkat ini bersifat sementara menunggu rilis data resmi dari sejumlah negara anggota G-20 lainnya.

Di tengah gejolak ekonomi global yang terus berlanjut, ekonomi Indonesia mampu tumbuh solid. Capaian ini sekaligus mementahkan prediksi sejumlah lembaga internasional, termasuk Bank Dunia yang sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat ke angka 4,7 persen pada 2026. 

Sumber Pertumbuhan

Capaian pertumbuhan ekonomi pada Triwulan I 2026 menjadi bukti nyata efektivitas arah kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto. Keberhasilan ini tercermin dari kokohnya daya beli masyarakat dalam menghadapi dinamika global, akselerasi konsumsi pemerintah yang signifikan melalui kebijakan frontloading, serta meningkatnya realisasi investasi di berbagai sektor strategis nasional.

BPS mencatat, dari sisi pengeluaran, komponen konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,52 persen (yoy). Lalu, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi tumbuh 5,96 persen (yoy). Sementara itu, konsumsi pemerintah tumbuh signifikan mencapai 21,81 persen (yoy).

Dari sisi produksi, BPS mencatat 15 dari 17 sektor mengalami pertumbuhan yang positif. Artinya, hanya 2 sektor yang mengalami kontraksi. Sektor yang menyumbang pertumbuhan positif antara lain, manufaktur tumbuh 5,04 persen (yoy), perdagangan tumbuh 6,26 persen (yoy), pertanian tumbuh 4,97 persen (yoy), serta akomodasi, makanan, dan minuman tumbuh 13,14 persen (yoy). 

Terkait dengan realisasi investasi, Kementerian Investasi dan Hilirasasi mencatat bahwa realisasi investasi pada Triwulan I 2026 mencapai Rp498,8 triliun, tumbuh 7,2 persen (yoy), didorong oleh PMA dan PMDN yang seimbang, serta ditopang oleh sektor hilirisasi Rp147,5 triliun. Investasi PMA tercatat mencapai Rp250 triliun atau 50,1?n tumbuh 8,5 % (yoy).

BPS juga merilis kinerja perdagangan internasional mampu melanjutkan surplus perdagangan menjadi 71 bulan secara beruntun sejak Mei 2020. Secara Secara kumulatif Januari-Maret 2026, surplus perdagangan mencapai 5,55 miliar dolar AS.

Prabowo Efek

Pertumbuhan triwulan I-2026 yang mencapai 5,61 persen merupakan bagian dari tahapan menuju target pertumbuhan ekonomi 8 persen sebagaimana yang dijanjikan oleh Presiden Prabowo. Setidaknya terdapat tiga terobosan penting yang dilaksanakan oleh Presiden Prabowo yang berdampak secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved