Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lensa Publik

Golkar Sulsel, Konsolidasi Belum Selesai?

Namun hasil Pemilu 2019 dan 2024, telah mendepak keperkasaan Golkar dalam kancar politik Sulsel.

Muh Iqbal Latief/Tribun Timur
PENULIS OPINI - Muh Iqbal Latief, salah seorang penulis opini aktif Tribun-Timur.com. Selain itu, Iqbal Latif juga menulis kolom Lensa Publik di Tribun Timur cetak yang terbit setiap hari Kamis. Iqbal Latif adalah Dosen Sosiologi FISIP /Kapuslit Opini Publik LPPM Unhas. 

Namun hasil Pemilu 2019 dan 2024, telah mendepak keperkasaan Golkar dalam kancar politik Sulsel.

Lebih ironis lagi, kursi tahta Ketua DPRD Sulsel telah direbut Partai Nasdem.

Kursi yang puluhan tahun diduduki kader Golkar, kini harus diserahkan ke partai Nasdem.

Belum lagi di Kota Makassar, sudah dua Pemilu (2019 dan 2024), Golkar kota Makassar kehilangan kursi ketua DPRD Makassar.

Kesemua ini tentulah menjadi bahan evaluasi, untuk menentukan kiprah dan perjuangan Golkar di Sulsel.

Peran strategis Ketua, sangat bepengaruh terhadap masa depan Golkar di Sulsel.

Sebenarnya, tokoh-tokoh politik dari Golkar sangat banyak dan berseliweran baik di provinsi maupun kabupaten/kota.

Namun potensi para tokoh ini, terkesan tidak terkosolidasi dengan baik.

Karena itu, figur Ketua Golkar Sulsel ke depan adalah tokoh pemersatu yang mampu menyatukan seluruh potensi partai dari tingkat desa sampai provinsi.

Selain itu, adalah figur yang mumpuni, mengayomi dan punya perilaku yang bijak serta mampu menjembatani aspirasi kader muda (yunior) dan kader senior.

Kalau begitu siapa yang cocok memimpin Golkar Sulsel? Ilham Arief Sirajuddin kah? Munafri Arifuddin kah? Andi Ina Kartika kah? Atau Rahman Pina? Atau ada “Kuda Hitam “ ? Kita tunggu saja.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved