Opini Mustamin Raga
Kepala Daerah di Tengah Pusaran Efisiensi dan Program Top-down Pusat
Ia membawa istilah-istilah yang terasa asing di telinga rakyat: efisiensi anggaran, optimalisasi program, prioritas nasional.
Ia tahu setiap garis di peta itu menyimpan cerita dan setiap keputusan yang ia ambil akan menyentuh cerita-cerita itu, entah sebagai harapan atau sebagai luka.
Di tengah keterbatasan, ia mencoba menjadi jembatan.
Ia belajar menerjemahkan bahasa pusat yang kaku menjadi kebijakan yang lebih manusiawi.
Ia mencari celah-celah kecil di antara aturan yang besar.
Ia menggeser prioritas tanpa melanggar garis, mengatur ulang tanpa membuat gaduh.
Ia tahu, tidak semua perjuangan harus terdengar keras.
Ada perjuangan yang justru bekerja dalam senyap.
Kadang ia harus terlihat patuh, padahal di dalamnya ia sedang menyelamatkan sesuatu.
Kadang ia harus tampak diam, padahal ia sedang bernegosiasi dalam bahasa yang tak semua orang mengerti.
Dan sering kali, hasil dari semua itu tidak pernah benar-benar diketahui publik.
Namun ia tetap melangkah.
Karena baginya, kepemimpinan bukan soal pengakuan.
Ia adalah tentang keberpihakan yang tidak selalu terlihat, tetapi terasa.
Ia tahu, mungkin ia tidak bisa memenuhi semua harapan.
Mungkin ia tidak bisa melawan semua kebijakan yang tidak sejalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/17102025_Mustamin-Raga.jpg)