Opini
Kolom Teropong, Bandel
Hal ini terjadi karena yang bersangkutan termasuk manusia yang keras kepala atau kepala batu.
Di negeri ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak henti-hentinya melakukan penangkapan terhadap para pelaku korupsi.
Jejeran pejabat menjadi target operasi KPK.
Mereka -para koruptor- tidak pernah jera alias bandel dengan segala aturan yang ada.
Dengan segala kecermatan, aturan itu dilanggar dengan sengaja.
Negeri ini dikuasai para bandel sekaligus bandit.
Bandit yang mulai dari kelas kere hingga kelas kakap menghancurkan negeri ini.
Kerakusan mereka terstruktur secara terencana.
Permainan mereka terlihat ‘halus’ hingga agak sukar terdeteksi.
Kebandelan para bandit ini karena sanksi hukum yang mudah diterobos.
Orang yang jelas-jelas sudah divonis bersalah oleh hakim namun belum dapat ditahan.
Pelecehan terhadap kewenangan hakim.
Keputusan hakim tampaknya tidak bertaring.
Menekan kebandelan harus diikuti adanya sanksi yang tegas sekaligus keras.
Jangan sekali-kali hukum mudah ‘dimainkan’ oleh keuangan dan kekuasaan yang mahakuasa.
Seharusnya Integritas dan Kredibilitas Aparat Penegak Hukum tidak mudah goyah oleh terkaman ‘penguasa + pengusaha’.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Abdul-Gafar-78.jpg)