Kolom Teropong Abdul Gafar
Berlalu
Sekiranya hal itu tidak terbentuk maka perlu dipertanyakan bagaimana ummat Islam mengamalkan ramadan itu.
Dalam kelompok dosen lewat WA terkadang penulis mendapatkan informasi pencerahan dari akademisi yang di luar bidang keilmuannya.
Ini sungguh kemampuan luar biasa yang jarang ditemui.
Namun tetap terlihat bobotnya.
Ada seorang akademisi yang berlatar-belakang kedokteran gigi.
Namun tulisan-tulisannya dapat berisi pesan-pesan religi.
Bahkan lebih hebat lagi dapat menciptakan lagu, multitalenta.
Terkadang ada juga candaan dari kelompok penggemar kopi.
“Ayo kita minum kopi sambil menantikan buka puasa,” katanya.
Ramadan telah berlalu. Berbagai kesan telah tertinggal di hati.
Ada yang menangis sedih karena ditinggalkan.
Ada yang senang karena merasa telah terbebas dari larangan makan-minum dan lainnya.
Penentuan awal dan akhir ramadan melalui beberapa metode.
Akibatnya adalah muncul perbedaan menyikapinya.
Ada yang melihat pasang-surut air laut.
Ada yang menggunakan metode hisab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Abdul-Gafar-78.jpg)