Kolom Teropong Abdul Gafar
Panik
Perang yang berkecamuk antara AS + Israel melawan RRI mengandalkan pertempuran jarak jauh.
Oleh: Abdul Gafar
Pendidik di Departemen Ilmu Komunikasi Unhas Makassar
TRIBUN-TIMUR.COM - Situasi terkini telah menimbulkan suasana dalam masyarakat dan dunia merasa kepanikan.
Perang antara Amerika Serikat (AS) bersekutu dengan Israel melawan Republik Islam Iran (RRI) masih terus berlangsung.
Kebrutalan AS yang didukung Israel telah menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.
Korban-korban jiwa di pihak Iran terus berjatuhan akibat hantaman rudal dari AS bersama Israel.
Sebaliknya Iran pun tidak tinggal diam menanggapi agresi perilaku brutal AS bersama Israel.
Republik Islam Iran puluhan tahun diembargo oleh Amerika Serikat (AS).
AS adalah aktor utama yang mengembargo Iran sejak revolusi 1979.
Embargo mencakup sanksi ekonomi, perdagangan, minyak, dan militer.
Sanksi ini bertujuan menekan program nuklir dan militer Iran.
Walaupun demikian, tampaknya Republik Islam Iran mampu meningkatkan dirinya dalam banyak sektor, termasuk dalam dunia militer dengan persenjatannya.
Perang yang berkecamuk antara AS + Israel melawan RRI mengandalkan pertempuran jarak jauh.
Peluru kendali dan drone menjadi andalan utama peperangan ini.
Pertempuran telah berlangsung hingga beberapa pekan belum juga usai.
Padahal AS telah berbangga diri bahwa menghadapi RRI tidak membutuhkan waktu yang berlama-mana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Abdul-Gafar-78.jpg)