Opini
Ramadhan dan Krisis Kesehatan Gaya Hidup Modern
Ia mengaku tetap berpuasa setiap hari, bahkan tidak pernah meninggalkan salat tarawih.
Penulis: Prima Trisna Aji
Dosen prodi Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang
KETIKA puasa seharusnya menyehatkan tubuh, tetapi justru kalah oleh pola hidup masyarakat modern.
Paradoks Kesehatan di Bulan Suci
Beberapa tahun lalu, seorang pasien laki-laki berusia sekitar lima puluh tahun datang ke layanan kesehatan dengan keluhan pusing dan jantung berdebar saat Ramadhan.
Ia mengaku tetap berpuasa setiap hari, bahkan tidak pernah meninggalkan salat tarawih.
Namun ketika diperiksa, tekanan darahnya mencapai angka yang sangat tinggi.
Setelah ditelusuri lebih jauh, penyebabnya bukan karena puasa, melainkan karena kebiasaan yang justru meningkat selama Ramadhan: tidur hanya tiga hingga empat jam setiap malam, minum kopi berulang kali setelah berbuka, serta mengonsumsi makanan tinggi garam dan lemak hampir setiap malam.
Kisah seperti ini bukanlah cerita yang langka. Dalam praktik kesehatan, fenomena tersebut justru semakin sering ditemui.
Ramadhan yang seharusnya menjadi momentum menata kembali keseimbangan tubuh sering kali berjalan berdampingan dengan perubahan gaya hidup yang kurang sehat.
Puasa dilakukan dengan penuh semangat, tetapi tubuh justru menghadapi tekanan dari pola makan berlebihan, kurang tidur, dan tingkat stres yang tinggi.
Secara medis, puasa memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat membantu memperbaiki metabolisme tubuh, menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta berpotensi menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Banyak ahli bahkan menyebut puasa sebagai salah satu mekanisme alami tubuh untuk melakukan “reset metabolik”.
Namun manfaat tersebut sangat bergantung pada bagaimana puasa dijalani dalam kehidupan sehari-hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/TRIBUNOPINI-Prima-Trisna-Aji-Dosen-prodi-Spesialis-Medikal-1.jpg)