Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

WFH ASN Tekan Konsumsi BBM, Emisi Gas Buang Hingga Kemacetan di Sulsel

Pemerintah pusat mulai mempertimbangkan adanya WFH sekali dalam sepekan.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
WFH ASN - Potret ASN Pemprov Sulsel saat apel di Rujab Gubernur Sulsel pada 3 Maret lalu. Kebijakan WFH ASN dinilai bisa berdampak ke banyak sektor, mulai dari irit bbm, mengurai kemacetan, menekan emisi gas buang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jadi perhatian dunia. 

Gejolak di Timur Tengah memicu kenaikan harga minyak dunia.

Beberapa negara sudah mengumumkan krisis BBM.

Sementara di Indonesia sinyal krisis itu sudah disampaikan pemerintah.

Aparatur Sipil Negara (ASN) kini siap-siap Work From Home (WFH).

Pemerintah pusat mulai mempertimbangkan adanya WFH sekali dalam sepekan.

Meski belum diputuskan, kebijakan ini dinilai cukup untuk menekan angka konsumsi BBM.

"Pasti berdampak kalau tidak ada naik mobil dan motor ke kantor, tidak naik kendaraan umum juga, pasti konsumsi BBM juga akan menurun," kata Jufri Rahman kepada Tribun-Timur.com pada Jumat (27/3/2026).

Selain hemat BBM, Jufri Rahman mempertimbangkan manfaat lainnya.

Kemacetan di jalan juga bisa terurai. Ribuan ASN yang biasanya tumpah di Jalan saat pagi dan sore hari, nantinya bisa diurai.

Kendaraan pribadi menurun di jalanan, sebab ASN di rumah saja.

Kemudian emisi gas buang kendaraan bisa menurun juga.

Ribuan kendaraan mobil dan motor serentak tidak mengaspal, bisa berdampak menekan polusi udara.

"Jadi, pasti pasti ada pengaruhnya terhadap, khususnya dalam menjadi solusi untuk nanti harga bahan bakar yang mungkin akan meningkat," kata Jufri Rahman.

Data dihimpun dari Pertamina pada Februari lalu, kuota BBM tahun 2026 di Sulsel tercatat untuk Solar sebanyak 741.391 kiloliter.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved