Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Besi dan Semen Naik, Pemkab Maros Evaluasi Anggaran Proyek Infrastruktur

Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, kenaikan biaya transportasi belakangan ini memicu lonjakan harga

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
JEMBATAN PAKERE - Aktivitas pembongkaran Jembatan Haji Bohari di Dusun Pakere, Desa Bontotallasa, Kecamatan Simbang, beberapa waktu lalu.Kenaikan harga material konstruksi mulai berdampak pada perencanaan proyek infrastruktur di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kenaikan harga material konstruksi mulai berdampak pada perencanaan proyek infrastruktur di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Pemerintah Kabupaten Maros kini mulai melakukan pembaruan harga satuan sebelum proses tender proyek dilaksanakan.

Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, kenaikan biaya transportasi belakangan ini memicu lonjakan harga sejumlah material konstruksi di pasaran.

Ia menyebut, kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus melakukan evaluasi terhadap harga pasar sebelum proyek ditenderkan.

“Dinas PU sementara pembaruan harga pasar sebelum proses tender. Kami melihat terjadi eskalasi harga yang cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan penyesuaian,” kata Mantan Ketua DPRD Maros ini, Jumat (15/5/2026).

Chaidir menjelaskan, dampak kenaikan harga material saat ini belum terlalu memengaruhi pelaksanaan proyek di lapangan.

Namun, kata dia, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi perencanaan pekerjaan, termasuk kemungkinan penyesuaian volume proyek.

“Akan tetapi berpotensi memengaruhi perencanaan, termasuk kemungkinan penyesuaian volume pekerjaan,” kata mantan Ketua DPRD Maros itu.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Alfian Amri mengungkapkan pihaknya kini intens melakukan survei harga pasar.

Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan harga satuan sebelum proses tender atau lelang proyek dimulai.

“Teman-teman sementara survei harga pasar untuk penyesuaian harga satuan sebelum tender atau lelang. Ini tentu akan berpengaruh pada volume pekerjaan karena kondisi harga yang terus berubah,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Pertanian Maros itu mengatakan, penyesuaian harga menjadi langkah penting agar proyek pembangunan tetap berjalan di tengah fluktuasi harga material.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Alif Husnaeni.

Ia menyebut bukan hanya harga aspal yang mengalami kenaikan, namun hampir seluruh material konstruksi ikut terdampak.

“Bukan hanya harga aspal yang mengalami kenaikan tapi hampir semua material konstruksi mengalami kenaikan,” ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved