Haji 2026
292 Jamaah Maros Pilih Haji Ifrad, Apa Bedanya dengan Tamattu' dan Qiran?
Jamaah mengenakan pakaian ihram dalam waktu yang lebih lama, yaitu hingga 14 Zulhijjah.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 292 dari 628 jamaah haji asal Kabupaten Maros memilih skema haji ifrad tahun ini, sementara 336 jamaah lainnya menjalankan haji tamattu.
- Skema haji ifrad membuat jamaah mengenakan ihram lebih lama hingga 14 Zulhijjah.
- Mayoritas jamaah haji Maros tahun ini merupakan lansia dengan persentase sekitar 75 persen.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Ratusan jamaah haji asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan tahun ini memilih menjalankan ibadah haji dengan skema haji ifrad.
Jamaah mengenakan pakaian ihram dalam waktu yang lebih lama, yaitu hingga 14 Zulhijjah.
Ini berbeda dengan skema Haji Tamattu yang yang lebih umum dilaksanakan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Maros, Ahmad Ihyadin mengatakan dari total 628 jamaah asal Maros, sebanyak 292 orang memilih skema ifrad.
"Sementara 336 jamaah lainnya memilih haji tamattu," ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Jamaah yang memilih haji ifrad tersebar di seluruh kelompok terbang (kloter) asal Maros.
Menurut Ahmad, pemilihan skema ibadah umumnya sudah ditentukan sebelum keberangkatan.
"Biasanya sudah ada data awal ke kami, tapi tetap menyesuaikan kondisi mereka saat di Tanah Suci," katanya.
Baca juga: 19 WNI Diamankan di Arab Saudi, dari Haji Ilegal hingga Kasus Video Perempuan Saudi
Perbedaan utama antara haji ifrad dan tamattu terletak pada niat ibadah yang dilakukan terlebih dahulu.
"Kalau ifrad mengambil niat haji terlebih dahulu baru umrah. Kalau tamattu mengambil niat umrah dulu baru haji," kata Ahmad.
Jumlah JCH asal Maros, Sulawesi Selatan tahun ini mencapai 626 orang, meningkat hampir dua kali lipat dibanding musim haji sebelumnya.
Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan Kloter 14 menjadi satu kloter penuh asal Kabupaten Maros dengan total 387 jamaah.
Sedangkan sisanya tersebar di sejumlah kloter.
Mayoritas jamaah asal Maros tahun ini merupakan lanjut usia (lansia).
“Lansia itu sekitar 75 persen,” kata mantan Ketua DPRD Maros itu.
| Jelang Puncak Haji, Irjen Kemenhaj Turun Langsung Pastikan Petugas Siaga Layani Jamaah |
|
|---|
| 19 WNI Diamankan di Arab Saudi, dari Haji Ilegal hingga Kasus Video Perempuan Saudi |
|
|---|
| Tenda Arafah Hampir Rampung, PPIH Pastikan Jemaah Haji Indonesia Siap Hadapi Puncak Armuzna |
|
|---|
| Niat Isytirath Jadi Ikhtiar Lindungi Jemaah Lansia dan Risti Saat Umrah Wajib |
|
|---|
| Wamenhaj Dahnil Anzar Akan Tutup KBIHU Komodifikasi Jemaah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260513-jemaah-haji-maros-23.jpg)