Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Chaidir Syam Minta Semua Pihak Tahan Diri Sikapi Konflik Pesantren Darul Istiqamah Maros

Bupati Maros, Chaidir Syam menyebut, pihaknya telah mengumpulkan sejumlah instansi terkait untuk membahas konflik Pesantren Darul Istiqamah.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
JALAN PESANTREN - Unsur Forkopimda, Kementerian Agama, Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga Pengadilan Agama melakukan rapat koordinasi untuk menangani persoalan Pesantren Darul Istiqamah. Rapat koordinasi berlangsung di Aula Mapolres Maros, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Senin (6/4/2026). 

Menurutnya, jika ada tindakan yang merugikan pihak lain, maka konsekuensi hukum bisa saja terjadi.

“Kita minta semua menahan diri dulu. Jangan sampai ada tindakan yang berdampak ke masyarakat,” tegasnya.

Isu lain yang ikut mencuat adalah soal status jalan di kawasan pesantren yang disebut-sebut telah dicor menggunakan anggaran pemerintah.

Chaidir mengakui, hal itu masih dalam penelusuran dan membutuhkan data yang valid.

“Secara awal itu memang jalan pesantren, tapi pernah ada perbaikan dari pemerintah. Jadi kita perlu cek data riilnya,” jelasnya.

Baca juga: Pendiri Pesantren Darul Istiqamah Sepupu Pendiri Hidayatullah: AGH Marzuki Guru KH Abdullah Said

Ia juga belum memastikan apakah jalan tersebut sudah dihibahkan atau belum, karena masih perlu pembahasan lebih lanjut dengan pihak terkait.

“Belum bisa dipastikan, karena kita masih akan diskusikan berdasarkan data yang ada,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Maros, Muh Gemilang Pagessa mengatakan pihaknya sudah lebih dulu memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Namun, situasi kembali memanas karena muncul persoalan baru di lapangan.

“RDP sudah dilakukan dan semua pihak sudah didengar. Tapi ternyata masih ada dinamika lain yang muncul,” ujarnya.

Terkait kritik warga soal belum adanya peninjauan lapangan, Gemilang menegaskan DPRD tidak tinggal diam.

Menurutnya, langkah lanjutan masih menunggu koordinasi dengan pihak eksekutif dan aparat keamanan.

“Kami tetap akan turun, tapi harus terkoordinasi dulu. Ini bukan berhenti, hanya belum sampai ke tahap teknis,” titipnya.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved