Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Jemaah Haji Maros Siap Terbang, Perlengkapan hingga ID Card Sudah Dibagikan

Jelang pemberangkataan CJH, sejumlah persiapan pun telah dirampungkan pihak Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Maros.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
CJH MAROS - Ratusan jemaah mengenakan pakaian seragam putih kombinasi biru itu dilepas langsung Bupati Maros, Chaidir Syam di Lapangan Pallantikang, Sabtu (18/4/2026) malam.387 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan akan berangkat ke tanah suci pada 1 Mei 2026 pukul 03.50 Wita. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Sebanyak 387 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan berangkat ke tanah suci pada 1 Mei 2026 pukul 03.50 Wita.

Jemaah asal Maros tersebut terbang perdana tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 14.

Rombongan dijadwalkan masuk asrama pada 30 April 2026 pukul 08.00 Wita.

Jelang pemberangkataan CJH, sejumlah persiapan pun telah dirampungkan pihak Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Maros.

Kepala Kantor Kemenhaj Maros, Ahmad Ihyadin mengatakan seluruh perlengkapan CJH telah dibagikan, mulai dari koper hingga id card.

“Alhamdulillah semua sudah terbagi perlengkapannya, id card, stiker untuk masuk ke asrama haji, kemudian tali koper dan lainnya,” ujarnya, Minggu (27/4/2026).

Ia menjelaskan seluruh jemaah haji asal Maros akan berangkat dari rumah masing-masing menuju Asrama Haji Sudiang Makassar.

Pemberangkatan dan pemulangan jemaah nantinya difasilitasi oleh BPIH Embarkasi Makassar melalui pemberian stiker khusus.

Setiap jemaah hanya diberikan satu stiker pengantar.

Karena itu, hanya pengantar yang memiliki stiker yang diperbolehkan masuk hingga Aula Musdalifah untuk membantu menurunkan barang bawaan jemaah.

Setelah proses penurunan barang selesai, jemaah akan diarahkan menuju Aula Arafah untuk proses penerimaan.

Sementara pengantar tidak diperbolehkan turun dari kendaraan dan diminta langsung keluar dari kompleks asrama haji setelah menurunkan jemaah.

“Kita antisipasi supaya tidak terjadi kemacetan. Mudah-mudahan lancar karena sebagian jemaah sudah diarahkan salat subuh di sekitar Masjid Kuba atau sekitar Asrama Haji Sudiang sebelum masuk satu per satu,” jelasnya.

Ia menambahkan, kloter terakhir jemaah haji asal Maros dijadwalkan berangkat pada 20 Mei 2026 mendatang.

“Kloter terakhir itu sekitar 13 orang,” katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved