TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Euforia pesta sepak bola terbesar di dunia, Piala Dunia 2026, bakal terasa hingga ke lorong-lorong permukiman warga di Kota Makassar.
Pasalnya, TVRI selaku pemegang hak siar Piala Dunia 2026 menggratiskan izin penyelenggaraan nonton bareng (nobar) bagi RT/W.
"Antusiasme masyarakat Sulsel cukup baik. Pendaftaran masih terus berlangsung dan setiap hari ada yang mendaftar," kata PIC TVRI Nobar Piala Dunia 2026 wilayah Sulsel, Firmansyah Syaful, Kamis (4/6/2026).
Firmansyah menjelaskan, RT/RW yang ingin menggelar nobar cukup mendaftar melalui barcode yang dicantumkan pada media sosial dan kanal resmi TVRI.
"Masyarakat cukup memindai barcode yang tersedia di Instagram, YouTube, atau kanal resmi TVRI, lalu mengisi formulir pendaftaran. Kurang lebih 15 menit sudah selesai," katanya.
Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari sejumlah ketua RT dan RW di Makassar.
Ketua RT 002 RW 005 Kelurahan Untia, Akbar, mengatakan wilayahnya memang rutin menggelar nobar setiap perhelatan Piala Dunia.
"Biasa bersama anak-anak muda di sini buat nobar setiap Piala Dunia," ujarnya.
Menurutnya, lokasi nobar Piala Dunia 2026 akan dipusatkan di Lapangan Badminton yang berada tepat di depan Kantor LPM Kelurahan Untia.
"Anak-anak muda di sini memang punya proyektor untuk kegiatan nobar, jadi kalau soal alat sudah siap," katanya.
Akbar menuturkan antusiasme warga terhadap kegiatan nobar selalu tinggi, terutama saat pertandingan-pertandingan besar berlangsung.
"Banyak warga suka nonton bola di sini. Antusiasnya tinggi kalau nobar bola," ucapnya.
Hal serupa disampaikan Ketua RW 005 Kelurahan Bangkala, Gunaldi.
Ia mengapresiasi langkah TVRI yang menggratiskan izin nobar Piala Dunia.
Menurutnya, selama ini penyelenggara kerap merasa waswas terkait aturan hak siar saat mengadakan nonton bareng.
"Apresiasi betul, tidak waswas lagi," ujarnya.
Gunaldi mengungkapkan, warga di wilayahnya biasanya menggelar nobar saat pertandingan negara-negara unggulan juara maupun tim perwakilan Asia seperti Jepang.
Selain itu, warga juga menantikan penampilan dua mega bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
"Kalau saya sendiri jagokan Argentina kembali juara, karena komposisi pemainnya masih top," katanya.
Nobar di RW 005 Kelurahan Bangkala rencananya digelar di Posko Keamanan Lingkungan (Poskamling), di BTN Makkio Baji C4 No.2, yang selama ini menjadi tempat berkumpul warga dan ketua RT/RW.
"Kami berharap kegiatan nobar dapat semakin memperkuat kekompakan di lingkungan, semakin solid RT/RW dan warga," jelasnya.
Sementara itu, Firmansyah mengimbau calon penyelenggara nobar agar segera melakukan pendaftaran sebelum pertandingan pembukaan untuk menghindari penumpukan proses verifikasi.
Ia menegaskan, seluruh penayangan pertandingan wajib menggunakan siaran TVRI dan tidak diperbolehkan melakukan siaran ulang maupun streaming ke media sosial.
Penyelenggara juga diwajibkan menggunakan identitas program Bola Gembira TVRI serta dilarang memakai logo atau identitas resmi FIFA World Cup 2026 dalam kegiatan mereka.
Meski belum menetapkan target jumlah pendaftar, TVRI berharap semakin banyak komunitas, UMKM, warung kopi, hingga ruang publik di Sulawesi Selatan dapat merasakan kemeriahan Piala Dunia 2026 secara legal dan nyaman.
"Tujuan utama kami adalah memastikan masyarakat dapat menikmati pertandingan secara legal, nyaman, dan merata," kata Firmansyah.
"Kami ingin sebanyak mungkin komunitas, UMKM, dan ruang publik ikut merasakan kemeriahan program Bola Gembira," jelasnya.(*)