TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Keamanan dan kebersihan menjadi dua hal yang paling diperhatikan Muhammad Yusfikar Apriyansa sejak dipercaya memimpin RT 002 RW 005 Kelurahan Mannuruki.
Pria kelahiran Parepare, 9 April 1993 itu mengaku mendapat amanah sebagai ketua RT atas dorongan warga.
Saat proses pemilihan berlangsung, ia menjadi satu-satunya calon yang maju.
"Karena warga yang mendorong saya maju. Tidak ada calon lain saat itu," ujarnya kepada Tribun Timur, Kamis (4/6/2026).
Wilayah yang dipimpinnya saat ini terdiri atas 69 kepala keluarga.
Menurut Yusfikar, berbagai program yang dijalankan berfokus pada kebutuhan dasar warga, terutama menjaga lingkungan tetap bersih dan aman.
Untuk kebersihan, warga rutin melaksanakan kerja bakti setiap pekan.
Kegiatan tersebut mencakup pembersihan drainase, pengangkatan sampah dan daun kering, hingga penataan lingkungan sekitar.
Kesadaran warga dalam menjaga kebersihan juga terus ditingkatkan melalui program pemilahan sampah rumah tangga.
Yusfikar mulai mendorong warga memisahkan sampah organik dan nonorganik sebelum dibuang.
"Kita laksanakan kegiatan sosial bersama penyuluh persampahan," ucapnya.
Sebagai pendukung program tersebut, satu unit Teba atau tempat penampungan sampah organik telah disiapkan di kawasan Blok D5.
Fasilitas itu dimanfaatkan warga untuk menampung sisa makanan dan sampah organik lainnya.
Ke depan, ia berharap jumlah Teba dapat ditambah di beberapa titik agar menjangkau seluruh blok di wilayah RT 002 RW 005.
Selain itu, program bank sampah yang telah berjalan di RW 005 juga terus didorong agar semakin banyak warga yang terlibat.
"Sudah lama di sini ada bank sampah, karna ada RT yang sebelumnya sudah kelola bank sampah," ucapnya.
Di sektor keamanan, lingkungan RT 002 RW 005 telah menerapkan sistem satu pintu masuk yang dilengkapi portal dan penjagaan selama 24 jam.
Menurut Yusfikar, sistem tersebut cukup efektif menjaga keamanan lingkungan.
Namun, pihaknya masih berupaya meningkatkan pengawasan dengan rencana pembangunan pagar di sejumlah titik akses.
Tak hanya fokus pada kebersihan dan keamanan, Yusfikar juga menaruh perhatian pada program ketahanan pangan.
Salah satu program yang tengah disiapkan adalah penataan lahan untuk urban farming.
Lahan tersebut rencananya akan dibagi menjadi beberapa fungsi, yakni area urban farming, taman terbuka bagi warga, serta kawasan pengelolaan sampah.
"Keinginan warga sebenarnya ada ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan bersama. Karena itu kami upayakan lahannya bisa multifungsi," katanya.
Di luar aktivitasnya sebagai ketua RT, Yusfikar bekerja sebagai marketing di Koperasi Nusantara.
Lulusan S1 Akuntansi Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar itu telah menekuni pekerjaan tersebut selama lima tahun terakhir.
Sebelumnya, ia pernah bekerja sebagai tenaga freelance di berbagai bidang, mulai dari interior, pengadaan barang dan jasa hingga pengawasan proyek.
Pria yang hobi bermain sepak bola itu berharap dapat terus menjaga kepercayaan warga dan memberikan manfaat bagi lingkungan tempat tinggalnya.
"Semoga amanah ini bisa saya jalankan dengan baik dan tidak mengecewakan kepercayaan yang sudah diberikan warga," tuturnya.
Profil Singkat:
Nama: Muhammad Yusfikar Apriyansa
Jabatan: Ketua RT 002 RW 005 Kelurahan Mannuruki
Tempat Tanggal Lahir: Pare-Pare, 9 April 1993
Alamat: BTN Tabariah Blok Bravo 5 B5 No.4
Pendidikan: S1 Akuntansi di UPRI Makassar
Pekerjaan: Ketua RT dan Marketing Koperasi
Hobi: Sepakbola
Jumlah Penduduk: 69 KK