Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jamaah Haji Pulang,  Undangan Nikah Datang

Sedangkan bulan Ramadan, selalu dihindari untuk menghelat akad dan resepsi nikah bagi umat Islam di Sulawesi Selatan.

Tayang:
Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
NIKAH - Kepala Kemenag Sulsel Ali Yafid. Tren pernikahan meningkat setelah jamaah pulang berhaji. 

Ringkasan Berita:
  • Bulan Zulhijjah dan Muharram menjadi periode favorit masyarakat Sulsel untuk menikahkan anak. 
  • Data Kemenag Sulsel menunjukkan jumlah akad nikah selalu meningkat setelah jamaah haji kembali ke tanah air. 
  • Pada Juli 2023 atau Zulhijjah 1444 H, tercatat 8.124 akad nikah, menjadi rekor bulanan tertinggi dalam empat tahun terakhir.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Data berkata, bulanke-12 (Zulhijjah) serta bulan pertama (Muharram) kalender Islam, kerap mejadi momentum pilihan mayoritas orangtua di Sulsel untuk menikahkan anak.

Sedangkan bulan Ramadan, selalu dihindari untuk menghelat akad dan resepsi nikah bagi umat Islam di Sulawesi Selatan.

Tradisi ini, terkonfirmasi dari data rilisan otoritas urusan agama dari Kantor Kementerian Agama (kemenag) Sulsel, dan olahan data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“Kalau sudah pulang mi jamaah haji, biasanya mulai datangmi juga undangan nilkahan,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel Ali Yafid (54), kepada Tribun, usai hadiri seremoni penamatan Santri-Santriwati Pondok Pesantren Arrahman DDI Galla Raya, Pangkep, Kamis (4/6/2026) siang.

Di kalender Hijriyah, ini bertepatan dengan 15 Zulhijjah 1447 H hingga 15 Muharram 1448 Hijriyah. 

Tahun baru Islam 1448 H, 1 Muharram, akan dirayakan 16 Juni 2026.

Baca juga: Kemenag Sulsel Sembelih 9 Sapi Kurban di Momen Iduladha, Daging Dibagikan ke Warga Sekitar Kanwil

Kutipan jawaban kakanwil ini saat mengkonfirmasi data Jumlah Peristiwa NIkah dari otoritas urusan agama (urais) Kemenag Sulsel 2023 hingga 2026 dan olahan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Data itu sekaligus menyebut bulan ‘haji’ Zulhijjah 1444 Hijriyah atau bertepatan Juli 2023 di kalender Masehi, tercatat sebagau bulan akad nikah tertinggi, 8.124 peristiwa akad nikah.

Tahun itu, Kemenag Sulsel mencatat total 56.242 akad nikah dari 23 kabupaten/kota di Sulsel.

Tahun 2024 tercatat total 50.373 akad nikah

Bulan Zulhijjah 1445 (Juni-Juli 2024) juga catat rekor bulan tertinggi.

Tahun 2025 tercatat ada 55.036 akad nikah.

Sedangkan 2026 ( periode Januari hingga April) baru tercatat 15.007 peristiwa nikah di 313 kantor KUA di 21 kabupaten dan 3 kota.

Kepala Urais Kemenag Sulsel, Dr Abdul Gaffar menyebut, 8.124 peristiwa nikah adalah rekor bulanan dalam 4 tahun terakhir.

Namun, alumnus STIQ Ujungpandang ini, mengonfirmasi, pendaftaran, pencatatan dan peristiwa nikah selalu tinggi pasca-kembalinya jamaah haji.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved