Krisis Air Bersih
DPRD Desak Direksi Baru PDAM Atasi Krisis Air di Utara dan Timur Makassar
Sebelumnya, Plt Direksi 2025 PDAM Makassar diisi Direktur Utama, Hamzah Achmad dan Direktur Keuangan, Nanang Supriyanto.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ansar
Kondisi ini bahkan sudah dirasakan sejak 2025 lalu.
Hingga kini, belum ada perubahan signifikan.
Ironisnya, Makassar tengah memasuki musim penghujan yang seharusnya meningkatkan ketersediaan air baku.
Namun kenyataan di lapangan berbeda.
Sejumlah warga mengaku telah berulang kali menghubungi PDAM untuk meminta penjelasan.
Namun respons yang diterima dinilai belum memberi kepastian.
Beberapa warga bahkan menyebut petugas yang turun ke lapangan tidak dapat menjelaskan akar persoalan secara rinci.
Janji pengecekan disebut sudah beberapa kali disampaikan, tetapi debit air di rumah pelanggan tetap tak berubah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM Kota Makassar terkait penyebab teknis gangguan distribusi di wilayah tersebut.
Kini, warga berharap Pemerintah Kota Makassar turun tangan.
Mereka meminta perhatian langsung dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar persoalan distribusi air di Biringkanaya segera dibenahi.
“Kami ini pelanggan. Tagihan tetap jalan, tapi air dua hari sekali saja belum tentu menyala. Kami bayar kewajiban kami, tapi hak kami diabaikan,” ujar warga lainnya.
Redaksi masih berupaya menghubungi jajaran direksi PDAM Kota Makassar untuk mendapatkan klarifikasi resmi terkait keluhan warga Kelurahan Daya. (*)
| Deforestasi dan Tambang Ilegal Biang Kerok Krisis Air Bersih di Bone |
|
|---|
| Krisis Air Bersih di Maros, Warga Terpaksa Gunakan Air Empang dan Sawah |
|
|---|
| Tim Chaidir Syam - Muetazim Gencar Salurkan Air Bersih di Maros, 10 Lokasi Sehari |
|
|---|
| Pakai Dana BTT Rp100 Juta, Pemkab Maros Sulsel Distribusi Air Bersih di 9 Kecamatan |
|
|---|
| Selain Kemarau, Warga Batangase Maros Temukan Penyebab Lain Air PDAM Tak Mengalir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/AIR-BERSIH-Anggota-DPRD-Makassar-Basdir-saat-ditemui-di.jpg)