Ada Warga RW 02 Kelurahan Mappala Terjangkit DBD, Horas Community Langsung Fogging
Horas Community yang bergerak di bidang sosial, memang aktif melakukan fogging dan kegiatan sosial lainnya
Penulis: Makmur | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang warga RT 04/RW 02 Kelurahan Mappala, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulsel, Vino (15), dilaporkan terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Laporan tersebut sampai ke telinga pengusaha Sulsel, Hendrik Horas, yang langsung memerintahkan organisasi binaannya, Horas Community untuk melakukan penyemprotan atau fogging demi mencegah makin banyak warga terjangkit DBD.
Horas Community yang bergerak di bidang sosial, memang aktif melakukan fogging dan kegiatan sosial lainnya sejak dibentuk beberapa tahun lalu.
Horas Community yang dikomandoi Hamdan Cikal, langsung bergerak melakukan fogging di RT 04 dan beberapa RT lainnya.
Berkolaborasi dengan Ketua ORW 02 Kelurahan Mappala, H. Baso Muktar dan para ketua RT di RW tersebut, serta Ketua Ranting Partai Gerindra Mappala, Abd Rivai, Horas Community menyemprot rumah-rumah warga dan lokasi-lokasi yang dinilai menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, Jumat (24/4/2026).
"Setelah Pak Hendrik Horas menerima laporan dari Ketua RT 04, Ibu Conie Supianti bahwa ada warganya terjangkit DBD, beliau langsung memerintahkan kami melakukan fogging," ujar Hamdan Cikal yang juga Ketua Pimpinan Anak Cabang Gerindra Rappocini.
Sementara Ketua RW 02, H. Baso Muktar mewakili warganya mengucapkan terima kasih kepada Hendrik Horas dan Horas Community.
"Kami salut dengan Horas Community yang gerak cepat melakukan fogging sebelum makin banyak warga terjangkit DBD," ujarnya.
Bahaya DBD dan Manfaat Fogging
Untuk diketahui, bahaya utama demam berdarah dengue (DBD) adalah kemampuannya menyebabkan komplikasi serius yang mengancam jiwa, seperti perdarahan hebat, kegagalan organ, dan Dengue Shock Syndrome (DSS), akibat kebocoran plasma darah.
Penyakit ini sering diabaikan karena gejala awal menyerupai flu, padahal bisa berakibat fatal jika terlambat didiagnosis.
Sedangkan Fogging DBD (pengasapan) bermanfaat utama untuk membunuh nyamuk Aedes aegypti dewasa secara cepat, memutus rantai penularan virus dengue segera setelah ada laporan kasus, serta mengurangi populasi nyamuk di area luas termasuk celah bangunan yang sulit dijangkau.(*)
| Sosok Ketua RT di Tidung Inisiasi Pengadaan Mesin Fogging Antisipasi DBD |
|
|---|
| Cegah DBD Masuk ke RW 05 Bonto Makkio Makassar, Horas Community Asapi 4 RT |
|
|---|
| Giliran Kelurahan Mampu Kecamatan Wajo Makassar Jadi Sasaran Fogging Horas Community |
|
|---|
| 7 Warga Bonto Makkio Makassar Terserang DBD, Horas Community Gercep Lakukan Fogging |
|
|---|
| Ratusan Warga Makassar Terserang DBD Termasuk Pak RT, Horas Community Asapi Kelurahan Bonto Makkio |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/horas-fogging-rt4-mappala-45.jpg)