Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Amarah UMI

30 Tahun Amarah UMI, Diperingati Setiap 24 April, Mahasiswa Tutup Jalan Depan Kampus

Dalam insiden itu, 3 mahasiswa meninggal dunia, ratusan mahasiswa luka-luka, dan puluhan orang lainnya ditangkap.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
AMARAH UMI - Unjuk rasa puluhan mahasiswa UMI Makassar memperingati tragedi 29 tahun Amarah, di ruas Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, Kamis (24/4/2025). Hari ini, 30 tahun lalu tepatnya 24 April 1996, terjadi peristiwa April Makassar Berdarah (Amarah).  

TRIBUN-TIMUR.COM - Hari ini, 30 tahun lalu tepatnya 24 April 1996, terjadi peristiwa April Makassar Berdarah (Amarah). 

Peringatan Amarah tahun ini bertepatan hari Jumat (24/4/2026).

Setiap tahun peringatan Amarah, mahasiswa UMI turun ke jalan dan unjuk rasa. Ruas jalan ditutup.

Dalam insiden itu, tiga mahasiswa meninggal dunia, ratusan mahasiswa luka-luka, dan puluhan orang lainnya ditangkap.

Menolak kenaikan tarif angkutan

Peristiwa itu dimulai dari unjuk rasa menolak kenaikan tarif.

Pemicunya adalah surat keputusan tentang kenaikan tarif angkutan umum yang dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan saat itu.

Hal itu memicu gejolak di beberapa daerah, bahkan menjadi insiden berdarah di Makassar.

Diberitakan Harian Kompas, 25 April 1996 unjuk rasa di Makassar pada 24 April 1996 diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota itu.

Unjuk rasa yang berlangsung serentak di depan kampus masing-masing itu menuntut pencabutan surat keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Selatan No. 93 Tahun 1996 tertanggal 16 April 1996, tentang kenaikan tarif angkutan umum dalam kota (mikrolet) dari Rp 300 menjadi Rp 500.

Kenaikan tarif ini dianggap memberatkan, meski khusus bagi mahasiswa dan pelajar dikenakan potongan 40 persen.

Kronologi kejadian

Kerusuhan di Makassar diawali pukul 09.00 Wita di depan Kampus II Universitas Muslim Indonesia (UMI). Sebuah truk pengangkut sampah dicegat dan digulingkan di tengah jalan.

Tak hanya itu, Terminal Angkutan Darat Panaikang yang letaknya bersebelahan dengan kampus perguruan tinggi swasta itu terpaksa ditutup.

Sebelumnya di depan kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) sejak pukul 08.30 Wita, ratusan mahasiswa mencegat pete-pete (angkota lokal) jurusan Daya-Makassar Mall.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved