Selangkah Lagi Pecah Bintang, Kabid Propam Polda Sulsel Tersandung Kasus Tanah
Di tengah karier menuju jenderal bintang satu atau Brigadir Jenderal, ia justru terseret laporan yang kini bergulir di tingkat pusat.
Dalam sidang etik, terungkap adanya dugaan setoran Rp10 juta per pekan dari bandar kepada oknum polisi.
Zulham secara terbuka menyampaikan fakta tersebut dan menegaskan komitmennya memberantas pelanggaran internal.
“Kalau tidak ada kesepakatan, harusnya ditangkap. Tapi tidak, berarti ada indikasi dibiarkan,” ujarnya kala itu.
Sidang etik bahkan berlangsung lebih dari 10 jam dan menghadirkan saksi secara virtual.
Pernah Jabat di Jatim dan Kalteng
Sebelum menjabat Kabid Propam Polda Sulsel, Zulham pernah menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirkrimsus) Polda Jawa Timur.
Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolres Barito Timur.
Dengan pengalaman tersebut, ia dikenal aktif dalam pengawasan internal dan penegakan disiplin di tubuh Polri.
Kini, di tengah citra tegas dan karier yang disebut tinggal selangkah menuju Brigadir Jenderal, Zulham justru menghadapi laporan serius di Mabes Polri.
Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat posisi Kabid Propam sebagai penjaga integritas internal kepolisian.
Perkembangan laporan tersebut pun dinanti, apakah akan berujung klarifikasi semata atau berlanjut ke proses lebih jauh. (*)
| Karier Moncer Mantan Dirlantas Polda Sulsel, Kombes I Made Agus Kini Jabat Dirgakkum Korlantas |
|
|---|
| Polisi Diminta Fokus Urus Geng Motor |
|
|---|
| Profil Agus Suryonugroho Jenderal Bintang Dua Jabat CEO Bhayangkara FC, Letting Kapolri di Akpol |
|
|---|
| Mengapa Polda Sulsel Larang Nonton PSM Makassar vs Bhayangkara FC di Stadion? Suporter: Kami Kecewa |
|
|---|
| Suporter Kecewa Tak Bisa Nonton PSM Makassar vs Bhayangkara FC di Stadion: Ini Kandang Kita! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kombes-Zulham-Effendy-Ia-membantah-tudingan.jpg)